REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada publik yang betul-betul Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif (PASTI).
Salah satu upaya dalam mewujudkan hal itu, DJKI melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Manajemen Mutu Iso 9001:2015 di Lingkungan DJKI Kemenkumham Tahun 2022. Dimana giat ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Sesditjen KI) Sucipto, Jumat (1/7/2022), di Aula Oemar Seno Adjie Lantai 18 Gedung Sentra Mulia Kemenkumham, Jakarta Selatan.
Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Mutu Iso 9001:2015 ini merupakan upaya DJKI dalam memperkuat sistem menejemen organisasi, dan untuk membangun pelayanan yang lebih bagus lagi kepada masyarakat.
Sucipto mengatakan, saat ini jajarannya berkomitmen dalam melakukan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di DJKI. Dimana pembangunan Zona Integritas WBBM ini tentunya upaya jajaran DJKI dalam memberikan layanan yang terbaik kepada publik.
“Kami di DJKI akan terus berkomitmen dalam memperkuat sistem menejemen organisasi. Untuk itu dengan dilakukannya Bimbingan Teknis Manajemen Mutu Iso 9001:2015 ini, akan memajukan pelayanan DJKI kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam Bimtek Iso 9001:2015 ini, DJKI menghadirkan Wahyudin Lihawa selaku CEO BSC Counsulting beserta jajarannya. Dimana Wahyu dan jajarannya ini akan membantu dan mendampingi jajaran DJKI untuk membawa layanan Organisasi DJKI menjadi lebih baik lagi.
Lebih lanjut, Sesditjen KI juga menyebutkan manfaat dari Iso 9001:2015 ini, yaitu untuk memperkuat sistem manajemen organisasi, mengenal resiko peluang dalam pencapaian sasaran, patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan, menilai komitmen stakeholder, memahami standar sistem manajemen mutu serta keterkaitan dengan standar pelayanan.

Kemudian, tujuan sertifikasi Iso 9001:2015 ini ada 4 hal yakni, kepemilikan Iso, tentang sistem manajemen mutu dan penerapan Iso 9001 tentang sistem manajemen adalah penting, dan bimtek dapat meningkatkan produktifitas organisasi DJKI.
“Tentu harus kita sepakati bahwa bimtek ini tujuannya adalah untuk mewujudkan bahwa nanti kedepannya Iso 9001:2015 ini SOP nya jelas. Jadi saya minta rekomendasi yang terbaik dari pak Wahyu, untuk langkah DJKI kedepannya,” pinta Sucipto.
Dia pun berharap, jajarannya yang mengikuti Bimtek itu untuk sungguh-sungguh dalam mengikuti proses kegiatannya, untuk mempertahankan nilai-nilai Wilayah Bebas Korupsi di DJKI dan dapat mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani tahun 2022 ini. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Hari Terakhir Pasar Ramadhan 1444 H, Kapolsek Patampanua Intens Beri Himbauan Kamtibmas
-
Layani Pengolahan Sampah Kawasan Wisata Manado-Bitung-Likupang, TPA Regional Mamitarang Ditargetkan Selesai Tahun 2022
-
Wujudkan Jalan Raya yang Aman dan Humanis, Polres Halut Gelar Operasi Keselamatan Kie Raha 2026
-
Hari Terakhir Libur Lebaran 2022, Polres Banjarnegara Imbau Wisatawan Tetap Prokes
-
Poldasu Catat 1.012 Nomor Seluler Ngeprank Call Center 110
-
Korem 042/Gapu Akan Laksanakan Vaksin Massal di Jambi
-
Sambangi Warga Bhabinkamtibmas Sampaikan Waspada TTPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang)
-
Tingkatkan Kemampuan Intelijen Media di Era Digital, Puluhan Personil Humas Polda Jateng Ikuti Pelatihan
-
Ketua Umum MIPI Lantik dan Kukuhkan Dewan Pengurus Pusat Periode 2021-2026
-
Polresta Bogor Mengeluarkan SP2HP, Dugaan Penipuan Lelang Mobil Oleh Seorang Oknum di DISHUB Kabupaten Bogor

