Launching Sekaligus Peletakan Batu Pertama Samisade Desa Kemang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor

REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor – Pemerintah Desa Kemang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, menggelar launching sekaligus peletakan batu pertama pembangunan infrastuktur yang di danai oleh Bupati Bogor melalui program unggulannya Satu Milliar Satu Desa (Samisade).

Acara digelar di Kp. Kemang pos tunggal Rt.004/008, turut dihadiri oleh Kepala Desa (Kades), Camat Kemang diwakilkan oleh Kasie Ekbang Hj.Titin, Kepala UPT Jalan dan Jembatan diwakilkan oleh Endang, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD, LPM, para Kadus, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, para Ketua Rw, Rt dan sejumlah masyarakat.

Pada kesempatan itu, H.Entang Suana, SE, Kepala Desa Kemang, dalam sambutannya mengatakan, mudah-mudahan kegiatan kita pada pagi hari ini mendapat rido dari Allah SWT, selanjutnya perlu dijelaskan dan kita ketahui bersama, bahwa Dana Desa sudah tidak bisa dipakai untuk pembangunan infrastuktur, namun dalam hal ini, ada terobosan dari Program unggulan Bupati Bogor yakni Samisade atau Satu Milliar Satu Desa.

“Terkait Sami Sade, sebenarnya kemarin sudah ada sosialisasi di Desa kita di Kemang, di mana dihadiri para Ketua Rt dan Rw sekecamatan Kemang, Kadus, LPM dan yang lainnya untuk sosialisasi agar disampaikan kepada masyarakat terkait program Samisade Bupati Bogor di Desa Kemang, agar nantinya tidak ada miskomunikasi, karena yang saya bicarakan Samisade ini Satu Milliar Satu Desa, kalau tidak disampaikan atau kurang penjelasan akan menjadi Samillier sadesa sehingga menjadi fitnah”, kata H. Entang.

Selanjutnya Entang Kepala Desa Kemang menambahkan, untuk Samisade Desa tahap pertama di cairkan 40 % yang nilainya sebesar Rp. 400 juta.

“Jadi awalnya Dana Sami Sade Tahap Pertama akan di gunakan untuk pembangunan di tiga titik, yakni di Rw 07, Rw 08 dan di Rw 01, betonisasi dan jembatan, namun kalau kita pakai untuk tiga titik rada kecil, jadi kita fokuskan ke dua titik agar lebih maksimal, bukan berarti yang di Rw 01 tidak dikerjakan, tetap dikerjakan tapi nanti tunggu tahap kedua yang 60% cair,” ujar H. Entang.

Selain itu Entang Kepala Desa Kemang meminta kepada warga yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, berharap agar para warga yang hadir perlu menceritakan kepada anak dan cucu kita.

“Pertemuan kita disini, saya rasa perlu di sampaikan kepada anak cucu kita, karena ini merupakan sebuah cerita, bahwa kehadiran kita disini, adalah mencatat sebuah sejarah, karena pada hari Kamis tanggal 12 Agustus 2021, disini pernah dilakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan jembatan, agar bisa masuk mobil yang tadinya jalan ini terisolir, sehingga beberapa tahun kemudian nanti, jalan ini benar-benar dibutuhkan oleh warga, terutama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, itulah sebabnya jalan ini saya bangun, karena sekarang nilai gotong royongnya sudah menurun,” jelas H. Entang.

Baca juga:  Tim Tabur Kejaksaan Agung  Berhasil Mengamankan DPO Terpidana  CH.L.Gatot Wardoyo, S.H., LL.M  

Menurut Entang Kepala Desa Kemang, dengan adanya program unggulan Bupati yakni Satu Miliar Satu Desa (SamiSade), di jelaskannya kalau anggaran tersebut, bukan hanya berfungsi hanya untuk membangun infrastuktur di wilayah pedesaan saja, namun  juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi belasan ribu masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih sekali dengan adanya program Samisade dari Bupati Kabupaten Bogor ini, dan untuk proses pengerjaan ini nanti, saya akan serahkan kepada TPK wilayah, dan begitu juga pekerjanya nanti akan melibatkan elemen masyarakat setempat,” ujar H. Entang.

Sementara itu, dalam sambutannya Hj. Titin mengatakan, Alhamdulilah  dengan adanya dana bantuan Samisade yang dikucurkan oleh Bupati Kabupaten Bogor.

“Dengan adanya Dana Samisade ini, kita bisa membangun lagi dan jalan ini nantinya akan diperlebar dua meter setengah, oleh karena itu, jika ada tanah masyarakat yang terbawa, ini tidak ada ganti rugi, saya mohon kerelaan dari masyarakat semua, karena kalau dilihat dari pembangunan betonisasi yang ada, ini tidak ada mencapai dua meter setengah, saya minta pada bapak Kepala Desa dan Sekretaris Desa, nanti, sekiranya ada tanah warga yang terbawa saya tunggu surat hibahnya dari warga untuk disampaikan atau dihibahkan ke Desa, jadi tanah Desa lah istilahnya, supaya nanti di kemudian hari tidak ada gugatan atau lainnya dari warga, untuk diajukan kekecamatan sebelum pengajuan tahap kedua, Samisade diluncurkan untuk peningkatan jalan di pedesaan, kalau semua jalan di Desa bagus, selain memperlancar segala kegiatan roda perekonomian, harga tanah wargapun bisa naik dua sampai tiga kalipat, tutupnya.

Dalam acara lounching ini, dibuka dengan pembacaan doa, dan ditutup dengan perletakan batu pertama dan foto bersama dengan melaksabakan protokol kesehatan covid-19 secara ketat, sesuai aturan Pemerintah.

Laporan : Rossa

Tags: