Masa Pendaftaran Pilkades Diperpanjang Hingga 26 September, Panitia Boleh Tutup Jika Calon Sudah Dua

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Tahapan pencalonan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Mukomuko masih dinamis. Panitia Pilkades tingkat desa diberi keleluasaan untuk menutup atau memperpanjang masa pendaftaran sesuai kondisi di lapangan.

Hal itu disampaikan Kabid Pemdes DPMD Mukomuko Darsono S.Pd saat ditemui, Senin [16/9/26].

Ia menjelaskan, masa pendaftaran berlangsung 9 hari dari tanggal 4 – 12 September dan diperpanjang selama 15 hari, terhitung sejak tanggal 12 September hingga batas akhir 26 September 2026.

“Sehingga terakhir pada tanggal 26 September ini ya batas pendaftaran. Mereka itu otomatis menuju sampai batas akhir,” ujarnya.

Menurutnya, jika pada tahap pertama jumlah bakal calon sudah memenuhi syarat minimal /lebih 2 orang, panitia desa boleh langsung menutup pendaftaran tanpa harus menunggu masa perpanjangan.

Untuk mekanisme perpanjangan, tahap pertama berlangsung 16 hari. Jika baru satu calon yang mendaftar, maka diperpanjang 15 hari. Jika masih belum memenuhi, masih bisa diperpanjang lagi hingga tahap akhir selama 10 hari, yakni dari tanggal 26 September hingga 2 Oktober 2026.

Saat ini, kendala yang muncul di lapangan masih adanya beberapa desa yang belum ada pendaftar sama sekali, ataupun yang masih calon tunggal.

“Nah itu contohnya, bisa diperpanjang terus itu sampai perpanjangan terakhir 10 hari,” katanya.

Ia berharap kepada seluruh Panitia Pilkades tingkat desa untuk bekerja secara profesional dan independen sesuai regulasi yang ada.

“Harapan kita untuk panitia Pilkades yang ada di tingkat desa untuk bekerja profesional sesuai regulasi. Karena statusnya panitia itu independen, jangan sampai ada hal yang merugikan bagi bakal calon ataupun simpatisan,” harapnya.

Ia juga meminta kepada para bakal calon untuk mengikuti proses sesuai aturan, menjaga kondusifitas dan tidak melakukan provokasi.

Baca juga:  Wujud Kekompakan dan Kebersamaan di Wilayah Binaan, Anggota Koramil Gandusari Gelar Kerja Bakti Bersama

“Untuk pelaksanaan Pilkades bisa berjalan jujur, adil dan transparan, serta terkondisikan dengan baik. Pokoknya jangan buat provokasi. Jaga kondusifitas, ketertiban dan keamanan,” tutupnya.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar

Tags: