REAKSIMEDIA.COM | Muara Enim, Sumsel – Kelangkaan gas Elpiji 3kg di kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, terbukti tidak dibarengi kebijakan Pemerintah Daerah yang merakyat.
Sebab beberapa bulan terakhir dibulan Agustus 2021 gas elpiji 3kg susah di dapatkan ditempat pengeceran, dan kalaupun ada harga begitu sangat mahal bisa sampai Rp..30-35 ribu. pertabung.
Sebelumnya, biasanya hampir disetiap warung ada stock, namun belakangan ini sangat sulit di dapatkan, dan hanya ada di warung tertentu saja,” ujar sawal salah satu warga Pajar Vulan Kecamatan Semende Darat Ulu kabupaten Muara Enim kepada awak Media (12/11/2021).
Akibat kondisi ini, membuat ibu runah tangga akhirnya merasa sangat susah, karena terbengkalai dalam melakukan aktifitasnya untuk memasak.
Untuk itu masyarakat Semende sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan untuk bisa secepatnya menyelesaikan masalah ini.
“Semoga Pemerintah Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, segera melakukan langkah langlah terbaik untuk masyarakat, dalam mencari solosi terbaik untuk mengurangi permasalahan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg ini demi kesejahtraan masyarakat Kabupaten Muara Enim,” tegasnya.
Laporan : M. Aanzar Parizi
Tags: muara enim
-
Kembangkan Aplikasi SIPD, Sekjen Kemendagri Teken Kerja Sama dengan Sekda Provinsi DKI Jakarta
-
Upaya Kemenkes Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut di Indonesia
-
Hadiri Natal Nasional GAMKI di Sumatera Barat, Wamenag Sampaikan 2022 Tahun Toleransi
-
Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Sidang Parade Catar Akmil TA 2022
-
Apresiasi Kapolri Atas Peran Muhammadiyah dalam Menjaga Kedamaian Selama Proses Pemilu
-
Hadiri Hari Santri 2025 di Tegal, Ini Pesan Wamendes Ariza
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Menerima Tamu Audensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pinrang Diruang Kerja Bupati
-
Sambut HUT RI ke-77, Puluhan Sekolah Ikuti Lomba Gerak Jalan Yang Diadakan Kodim 1012/Buntok
-
Gelar Bimtek dan Workshop Anggota Legislatif PAN, Viva Yoga: Meningkatkan Kapasitas dan Militansi Kader
-
Pemkab Bogor Ajak Semua Pihak Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

