REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional atau BM PAN mulai menggeber mesin organisasi menuju Pemilu 2029.Kepengurusan baru periode 2026–2031 resmi diperkenalkan. Bukan sekadar merapikan struktur, BM PAN membawa misi memperluas basis kader dengan menyasar generasi Z dan milenial.
Ketua Umum BM PAN, Slamet Riyadi, menegaskan BM PAN merupakan bagian dari keluarga besar Partai Amanat Nasional atau PAN.
“BM PAN itu anak kandung Partai Amanat Nasional, bukan anak tiri. Rumah besar kita adalah Partai Amanat Nasional.” Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah politik BM PAN di bawah kepemimpinan baru.
Tak hanya mengandalkan kader berlatar belakang politik, kepengurusan BM PAN kini diisi figur dari berbagai kalangan. Mulai dari artis, influencer, aktivis, petani, nelayan hingga komunitas masyarakat. Strategi ini disebut sebagai upaya membuka ruang lebih luas bagi anak muda untuk masuk dan mengenal dunia politik melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Zulkifli Hasan: Anak Muda Jangan Hanya Diajak Bicara Politik
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta BM PAN tidak menggunakan pendekatan politik konvensional dalam merebut perhatian generasi muda. Menurutnya, anak muda saat ini memiliki perhatian luas terhadap persoalan kehidupan sehari-hari. Mulai dari lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pertanian, penghasilan hingga masa depan pekerjaan.
“Anak-anak muda sekarang tidak hanya tertarik pada politik. Mereka juga tertarik pada isu lingkungan, kesehatan, petani milenial, pekerjaan masa depan, penghasilan, tempat tinggal dan lain-lain.”

Karena itu, BM PAN didorong masuk ke berbagai ruang yang menjadi perhatian generasi Z dan milenial. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat politik tidak terasa berjarak dengan kehidupan anak muda.
Target 2029, Kader Diminta Kompak
Zulkifli Hasan juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga kekompakan menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, target politik hanya dapat dikejar jika seluruh elemen partai bergerak dalam satu arah.
“Kalau kita ingin cepat sampai tujuan, jangan ada yang berputar-putar sendiri. Kalau ada satu orang yang putar balik, akhirnya kita muter-muter dan habis tenaga.” Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru BM PAN. Kader diminta tidak sibuk mengejar kepentingan pribadi, tetapi memperkuat kerja organisasi dan turun langsung ke tengah masyarakat.
BM PAN Siapkan Kader Muda Menuju 2029
Slamet Riyadi mengatakan BM PAN memiliki posisi strategis untuk menjadi pintu masuk generasi muda ke dunia politik.
Kaderisasi pun menjadi salah satu agenda utama.
BM PAN tidak hanya ingin menggaet anak muda sebagai anggota, tetapi juga mempersiapkan kader potensial untuk menjadi pemimpin dan calon legislatif pada masa mendatang.
“BM PAN akan menjadi salah satu ortom partai yang menggaet generasi Z dan generasi milenial untuk ikut aktif berkontribusi dalam proses pembangunan bangsa dan negara.” Menurut Slamet, politik harus dikembalikan pada kerja nyata dan keberpihakan kepada masyarakat.
Karena itu, sejak dirinya ditetapkan sebagai Ketua Umum BM PAN pada 13 Juli 2026 di Anyer, Banten, sejumlah program sosial dan gerakan membantu rakyat mulai dijalankan.
Hingga 16 September 2026, masa kepemimpinannya baru berjalan sekitar 65 hari. Namun, konsolidasi organisasi terus dikebut.
“ISO”, Slogan Gerak Cepat BM PAN
Dalam agenda perdana tersebut, BM PAN membawa semangat “ISO”. Istilah tersebut dimaknai sebagai semangat untuk mampu dan sanggup membesarkan PAN, bergerak bersama masyarakat, serta menjaga garis organisasi.

Slamet menyebut semangat itu sekaligus menjadi pesan bagi kader lama maupun kader baru.
“ISO untuk membesarkan Partai Amanat Nasional, ISO untuk bergerak, dan bergerak bersama-sama tegak lurus.”
Kepengurusan baru BM PAN juga diperkuat dengan struktur di tingkat daerah. Jajaran pengurus DPW PAN dari 38 provinsi serta pengurus kabupaten/kota turut mengikuti konsolidasi secara langsung maupun melalui Zoom.
Dari Artis hingga Petani, Wajah Baru BM PAN
Komposisi kepengurusan BM PAN 2026–2031 sengaja dibangun dengan latar belakang yang beragam. Ada artis, influencer, aktivis, petani, nelayan, hingga tokoh masyarakat. Bagi BM PAN, keberagaman tersebut menjadi modal untuk memperluas komunikasi dengan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi politik bagi anak muda.
Dengan mesin organisasi yang mulai dipanaskan, BM PAN kini menatap perjalanan panjang menuju 2029.
Targetnya bukan hanya memperbesar jumlah kader, tetapi membangun generasi politik baru yang mampu bekerja di tengah masyarakat. BM PAN gaspol menuju 2029. Generasi Z dan milenial disasar. Kaderisasi dikebut. Kerja nyata kepada rakyat menjadi pesan utama.
Tags: jakarta
-
Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Komplek Slipi Berjalan Tertib dan Sesuai Ketentuan
-
Kemendagri Minta Pengelola Pengaduan dan Informasi Publik Jamin Hak Masyarakat untuk Tahu
-
Hasil Penyusunan Naskah Kerjasama Antara Pengadilan Agama dengan Polresta Cilacap
-
Danrem 061/Sk Apresiasi 111 Nakes Wisma Atlit Puskes TNI Bantu Percepatan Vaksinasi Kab Bogor
-
Kapolres Gowa Pantau Pelaksanaan Giat Vaksinasi di Kampung Rewako
-
Selaras Tema Hari Habitat Dunia 2022, Penataan Permukiman Kumuh Kelayan Barat Jadi Contoh Kolaborasi Kementerian PUPR dan Pemkot Banjarmasin
-
Cegah Penyebaran PMK, Babinsa Sukorejo Dampingi Giat Vaksinasi Hewan Ternak Sapi di Wilayah Binaannya
-
Polisi Amankan Pelaku Curas Indomaret di Nusawungu Cilacap
-
Polresta Banyuwangi, Amankan Jalur Balap Sepeda Dekade Ride API: Event Berlangsung Meriah dan Aman
-
Melalui Mendagri Masyarakat Adat Dayak Nyatakan Dukungan Penuh pada Pemindahan IKN


