REAKSIMEDIA.COM | Simpang Empat, Karo – 17 unit kendaraan roda empat untuk menunjang pelayanan Kesehatan bagi masyarakat Karo yang terdiri dari 5 unit kendaraan untuk Pusling ( Puskesmas Keliling ) dan 12 unit Ambulance di serahkan Pemerintah Kabupaten Karo kepada Dinas Kesehatan melalui Dana Alokasi Khusus ( DAK ) T.A 2019.
Penyerahan ambulance tersebut saat itu di serahkan pada tahun 2019 di bulan September. Sudah sekitar 2 tahun berlangsung namun masyarakat belum terlalu merasakan manfaatnya.

Hal tersebut di katakan oleh salah satu Pemuda di Tanah Karo, yakni Pelita Monald Ginting SPd, ( 36 ) warga Desa Sirumbia Kecamatan Simpang Empat Kab. Karo saat di wawancara, Kamis (22/07/2021)sekira pukul 10.00 Wib di salah satu warung Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Pelita Monald Ginting mengatakan, setahu saya, pada tahun 2019 dibulan September, Pemkab Karo melalui Dinkes menyerahkan puluhan unit mobil Ambulance kepada UPTD Puskesmas di Kabupaten ini yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditampung di APBD Ta.2019,” ujarnya.
“Kita tahu tujuan pemberian mobil ambulance itu agar pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Karo menjadi lebih maksimal, sehingga masyarakat tidak harus bersusah payah, jika nantinya masyarakat yang sakit, bila harus dirujuk ke RSU (Rumah Sakit Umum) milik Pemkab Karo di Kabanjahe atau atau dirujuk ke Rumah Sakit lainnya, itulah sebenarnya harapan dan tujuan pemerintah menyerahkan Ambulance tersebut ke Dinkes,” katanya.
Tapi nyatanya saya secara pribadi belum pernah melihat Ambulance tersebut difungsikan untuk melayani masyarakat, begitu banyak pasien rujukan dari Puskesmas ke RSU Pemkab atau ke RSU lainnya bersusah payah mencari kenderaan sendiri. Salah satunya ada pasien dari Desa saya yang sudah agak tua, jalan pun sudah menggunakan tongkat, ketika cek ke Puskesmas setempat dan di rujuk ke RSU tetap saja berjalan sendiri menumpangi angkot menuju kabanjahe dari Puskesmas Simpang Empat itu,” ucapnya.
Bagaimana tidak, bila kita bertanya pada masyarakat yang sakit mereka tidak tahu bahwa ambulance tersebut diserahkan sebenarnya sebahagian besar adalah hak masyarakat yang lemah/sakit kata Monald.
Sambungya lagi, dari hal tersebut kita menyadari bahwa Dinas Kesehatan secara tidak langsung telah mengabaikan amanah yang dipercayakan kepadanya.
“Harapan saya selaku masyarakat Tanah Karo agar amanah tersebut dilaksanakan semaksimal mungkin demi menunjang pelayanan kesehatan terhadap para pasien, sehingga dana yang di anggarkan untuk itu, bisa tepat sasaran, dan juga kita berharap Dinkes membuat Call Center (Contak Person) atau surat edaran kepada Kepala Desa, Lurah, Posyandu agar mereka tahu ada ambulance pelayanan dari Pemkab ada untuk pelayanan kesehatan tutupnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan drg Irna S br Sembiring, saat komfirmasi melalui seluler terkait Fungsi dan Kinerja terkait Ambulance tersebut, Kadis menjawab, ya benar, ada 17 Unit kendaraan yang di serahkan ke Dinas Kesehatan. 5 Kendaraan untuk Pusling, 12 ambulance yang di sebar di seluruh Puskesmas tiap Kecamatan dan satu unit di Dinas.
Ketika di singgung soal fungsi ambulance, Irna menjelaskan untuk melayani dan melakukan rujukan , disaat Media mengatakan kalau ini belum sesuai dengan yang diharapkan, Kadis menanyakan Puskesmas mana yang tidak maximal dek, karena ada 17 Puskesmas, kalau ada biar langsung saya tegur Kepala Puskesmasnya,” ujarnya.
Selanjutnya ketika di hubungi kembali beliau bilang sedang ada tamu, ketika di sambangi kembali ke kantor Dinas Kesehatan Kab Karo sekira pukul 15.00 WIB, beliau tidak ada di kantor, karena siangnya ada urusan ke Kantor Bupati kata staf yang sedang berjaga, sampai berita ini dilayangkan ke Meja Redaksi.
Laporan : Erianto Perangin Angin
Tags: simpang empat karo
-
Perdana, Optimalisasi pasokan Pangan Gula dan Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Tol Laut
-
Matt Bento Persembahkan Biografi “Jejak Si Penggembala Kerbau – Menggapai Kemilau”, Kisah Inspiratif Oland Sibarani
-
173 Orang Terjaring Operasi Yustisi, 1 Orang Reaktif Covid-19
-
Dorong Peningkatan Daya Saing Industri Garmen dan Sektor UMKM, Garuda Indonesia Angkut Komoditas Ekspor Unggulan ke Dubai dan Tiongkok
-
Polres Mukomuko Gelar Ujian Bela Diri Untuk Anggota Yang Akan Naik Pangkat
-
Komandan Secapa AD Kunjungi Langsung Yonif Raider 300 Untuk Melihat OJT Siswa Diktukpa TNI-AD
-
Momentum HUT Bhayangkara ke 77, Polsek V Koto Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan
-
Sinergitas TNI – Polri Menciptakan Keamanan Serta Sekaligus Pencegahan Dari Adanya Kejahatan Tindak Kirminalitas Di Wilayah Binaan
-
Bupati Karo Di Ajak Kapolres Ke Lokasi Penanaman Ganja
-
Berorientasi Ekspor, Kemenperin Pacu Kinerja Industri Furnitur Rotan Saat PPKM

