REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, atas nama, Presiden resmi melantik 5 penjabat gubernur. Lima penjabat gubernur itu dilantik untuk menggantikan kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada pertengahan Mei 2022. Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (12/5/2022).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 50/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur yang ditandatangani pada 9 Mei 2022.
Kelima penjabat tersebut di antaranya, pertama, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik yang dilantik sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat. Kedua, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Paulus Waterpauw sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat. Ketiga, Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Kemudian keempat, Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kementerian Pemuda dan Olahraga Hamka Hendra Noer sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo. Kelima, Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar sebagai Penjabat Gubernur Banten.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak-Bapak yang telah diberikan amanah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Presiden kepada Bapak-Bapak sekalian untuk menjadi Penjabat Gubernur di lima provinsi ini,” ujar Mendagri.
Mendagri menyampaikan kesiapannya dalam mendukung para penjabat yang dilantik untuk mengemban amanah dan kepercayaan yang telah diberikan. Dirinya berharap, para penjabat gubernur tersebut dapat menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat. Ini mengingat peran gubernur sebagai pimpinan tertinggi pemerintahan di daerah sekaligus Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di tingkat provinsi, dan wakil pemerintah pusat di daerah.
Mendagri meminta para penjabat gubernur dapat membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak. “Saya cukup optimis melihat dari pengalaman, track record, kemampuan intelektual, akademik, semuanya lulusan perguruan tinggi dan hampir bahkan mencapai tingkat doktoral,” ujar Mendagri.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Wujudkan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim, Perlu Kolaborasi Pemerintah – Masyarakat
-
Irjen TNI Buka Perlombaan Cyber Strike dan Cyber Awareness Forum
-
Pastikan Keamanan WBP, Lapas Rangkasbitung Disidak
-
Andri Tedjadharma Gugat Kemenkeu dan BI Belasan Trilyun
-
Kemnaker dan LAN Perkuat MagangHub untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Peserta
-
Presiden Setujui Pengunduran Diri Menpora Amali, Tunjuk Menko PMK sebagai Plt
-
Kapolda Sulsel Menerima Penghargaan Kompolnas Award 2022
-
Sinergitas TNI – Polri Wilayah Hukum Polsek Megamendung Berikan Edukasi Dialog Kamtibmas dan Ajak Jaga Kamtibmas Serta Cegah TPPO
-
Kunjungi Ponpes Walisongo Ponorogo, Wapres: Siapkan SDM Unggul Berdaya Saing Global
-
Gelar Konferensi Pers, Kapolda dan Gubernur Jateng Luruskan Isu Masalah di Desa Wadas


