Mendukung Kebijakan WFH Bagi ASN Yang Melakukan Pelayanan Tidak Langsung Tapi Tetap Waspada

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Potensi hujan ekstrem yang akan terjadi dibeberapa provinsi yang bisa berakibat banjir dan pohon tumbang sepanjang akhir Desember sampai awal Januari menjadi konsen DPW PPP DKI Jakarta.

Menurut Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Bencana Bobby KC mengingatkan kepada Pemprov DKI Jakarta khususnya agar selalu waspada dan siap terjun langsung disaat kondisi terburuk terjadi.

Pak Heru sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta harus siap siaga antisipasi kemungkinan terburuk ketika cuaca ekstrem terjadi karena menurut Bobby BMKG sudah mengeluarkan prakiraan cuaca 7 hari kedepan yang memuat prakiraan tinggi gelombang dan potensi hujan lebat disertai petir.

Perkiraan gelombang satu minggu ke depan mencakup prakiraan gelombang per hari, khusus untuk prakiraan hari pertama hingga hari ketiga ditambahkan prakiraan potensi hujan lebat disertai kilat / petir di wilayah perairan Indonesia.

Saya sangat menaruh harapan dan meyakini bahwa Pj Gubernur Heru dapat melakukan koordinasi yang baik dan bagus kepada dinas terkait yang menangani masalah yang akan dihadapi hari ini sampai 7 hari kedepan

Masih menurut Wakil Ketua Umum PP GMPI yang sekaligus Wakil Ketua DPW PPP DKI Bidang Bencana ini bahwa point yang paling penting adalah petugas dilapangan selalu hadir dan gercep menangani persoalan serius ini.

Pj Gubernur konsen dulu terhadap keselamatan dan keamanan warga DKI khususnya terhadap himbauan BMKG, dan sangat mendukung kebijakan WFH bagi ASN yang melakukan pelayanan tidak langsung namun tetap monitor dan waspada.

Sekretaris Executive LSM Jakarta Monitoring Network itu juga mengatakan bahwa kondisi Jakarta harus dipastikan bebas banjir dan bebas macet dikala cuaca ekstrem itu terjadi.

Masih menurut Bobby yang harus dipastikan adalah :

Baca juga:  Kemendagri Uraikan Strategi Percepatan Realisasi Belanja di Rakor Pengelolaan Keuangan Daerah Se-NTT

1. Memastikan pompa air pembuangan pada infrastruktur yang dikelola Dinas Sumber Daya Air harus siap untuk mengantisipasi ketika hujan ekstrem terjadi

2. menghimbau masyarakat agar menata lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan
3. memonitor dahan dan ranting pada pohon yang rapuh jika diharuskan dipangkas atau dipotong segera putuskan yang terbaik

4. Cek tiang papan reklame dan pastikan kuat agar tidak roboh tertiup angin kencang, karena bisa mengakibatkan jatuhnya korban

5. gencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif ke masyarakat terkait pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi (banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi) khusus penduduk yang tinggal dipesisir utara

6. Pantau dan monitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di seluruh wilayah DKI Jakarta cetusnya.

Laporan : Bambang I.r

Tags: