REAKSIMEDIA.COM | Tobelo – Menteri Agama Republik Indonesia,Prof.Dr Nasaruddin Umar M.A tiba di Tobelo, Halmahera Utara, dalam rangka kunjungan kerja yang bertujuan memperkuat moderasi beragama dan meningkatkan sinergi dengan masyarakat setempat.
Adapun rombongan yang ikut bersama dengan Menteri Agama Rl,
Staf Ahli Mentri Agama Bapak Toto,TA Menteri Agama RI, Bapak Bunyamin, Sekretaris Menteri Agama RI
Bapak. Edi Suprianto. dan Ajudan Menteri Agama RI, Bapak Aji.
Kunjungan ini disambut oleh Bupati Halmahera Utara, Frans Manery, bersama jajaran Forkopimpda serta tokoh agama dan masyarakat. Acara penyambutan berlangsung di depan kantor bupati halmahera utara.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di wilayah yang memiliki keberagaman tinggi seperti Halmahera Utara. “Kita semua bertanggung jawab untuk merawat persatuan dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Pemerintah akan terus mendorong program-program yang memperkuat moderasi beragama,” ujar nya.
Kegiatan dalam kunjungan ini adalah pertemuan dengan para pemuka agama dari berbagai denominasi, termasuk Islam, Kristen, dan agama lainnya. Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kerja sama lintas agama guna menciptakan lingkungan yang damai di Halmahera Utara.
Mentri Agama juga berharap kepada seluruh lapisan masyarakat halmahera utara bahwa untuk menyelesaikan suatu persoalan harus didasari dengan rasa kasih sayang.
Selain itu. dalam kunjungan ini Mentri agama juga melakukan tabliqh akbar. di mana ia memberikan Tausiyah mengenai peran agama dalam membangun karakter bangsa. Acara ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias mendengarkan pesan perdamaian dan kebersamaan.

Melalui Tausiyah pada kesempatan kali ini Mentri Agama RI Prof.Dr.Nasaruddin Umar M.A juga berpesan bahwa, Perbedaan adalah Rahmat yang diberikan sang pencipta, jangan mempersoalkan tentang apa Agama kita diantara kita semua, tetapi wujudkan toleransi dalam kehidupan beragama kita.
Kenyamanan dapat kita cari dan dibeli dengan segala kelebihan kita, tetapi ketenangan dan kedamaian tidak dapat dibeli tetapi dapat didapatkan dengan sikap dan wujud hidup toleransi.
Marilah Kita perkuat persatuan dan kesatuan, ditengah tengah kehidupan Kita, bahkan kehidupan keberagamaan kita di Bumi Hibualamo Ini.
“Kunjungan ini diharapkan membawa dampak positif bagi upaya mempererat persatuan dan kesatuan di Halmahera Utara, serta mendorong pembangunan sektor keagamaan yang lebih inklusif dan harmonis.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Warga Siantar Harapkan Keprofesionalan APH Dan Desak Kapolda Sumut Segera Tindak Tegas Iptu Wilson
-
Pembubaran Paksa Ibadah GMS Binjai, PSI: Melukai Rasa Kebangsaan
-
Pemko Padangsidimpuan Bersama Baznas Salurkan Zakat Kepada Mutakhirnya
-
Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H, Dandim 1710/Mimika Gelar Bakti Sosial
-
Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Sampah di Lombok, Kementerian PUPR Bangun TPST RDF Kebun Kongok Untuk Energi Terbarukan
-
Ramadhan Ceria, SDN Jambu gelar pentas kreasi siswa, santunan dan Tahfiz Qur’an
-
Mungkinkah Vino G Bastian Pecahkan Rekor di FFWI 2022
-
Wujudkan Keindahan Kampung Perbatasan Papua Satgas Yonif 123/RW Cat Ulang Gapura
-
Blusukan ke Boyolali, Gus Halim Sidak Desa Peraih Peringkat 2 IDM Jateng
-
Mendagri Terus Dorong Pemda Realisasikan Belanja Produk Dalam Negeri

