REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengungkapkan, pihaknya sedang menyiapkan dokumen prihal proses bayar ganti rugi kepada korban tragedi kerusuhan Maluku.
Hal itu menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan peninjauan kembali (PK) pemerintah terkait gugatan class action atau gugatan perwakilan kelompok yang diajukan para korban kerusuhan Maluku pada 1999.
“Kami siap untuk melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan untuk ikut mendukung percepatan dan keberhasilan pelaksanaan tindak lanjut pengadilan ini,” kata Halim Iskandar dalam rapat Rakorsus Tingkat Menteri, Kamis (05/08/2021).
Seperti diketahui, pemerintah harus segera menjalankan perintah putusan pengadilan tingkat pertama, yakni memberikan ganti rugi sebesar Rp 3,9 triliun kepada korban tragedi kerusuhan Maluku sebagai penggugat.
Jumlah uang tersebut terdiri dari bahan bangunan rumah (BBR) sejumlah Rp 15 juta dan uang tunai Rp 3,5 juta untuk masing-masing pengungsi sebanyak 213.217 kepala keluarga.
Rakorsus dipimpin langsung oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan dikuti oleh beberapa kementerian lainnya, anatara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Adapaun Kerusuhan Maluku yang dimaksud adalah konflik etnis-politik yang melibatkan agama di kepulauan Maluku, khususnya pulau Ambon dan Halmahera, konflik ini bermula pada era Reformasi awal 1999 hingga penandatanganan Piagam Malino II tanggal 13 Februari 2002.
Penyebab utama konflik ini adalah ketidakstabilan politik dan ekonomi secara umum di Indonesia setelah Soeharto tumbang dan rupiah mengalami devaluasi selama dan seusai krisis ekonomi di Asia Tenggara.
Rencana pemekaran provinsi Maluku menjadi Maluku dan Maluku Utara semakin memperuncing permasalahan politik daerah yang sudah ada. Karena permasalahan politik tersebut menyangkut agama, perseteruan terjadi antara umat Kristen dan Islam pada Januari 1999.
Laporan : Suryadi
Sumber : Badriy/Humas Kemendes PDTT
Tags: jakarta
-
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Panen Raya Terpadu TNI, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Kobarkan Semangat Sambut Peringatan Proklamasi Kemerdekaan NKRI, Koramil 1710-04/Tembagapura Bersama Satgas dan Kepolisian Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih
-
Bangun Kerjasama Lantamal IX dan Bank Indonesia Provinsi Maluku Laksanakan Sosialisasi Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah
-
Jelang Nataru, Polda Jateng Siapkan 76 Pos Pengamanan Di Kawasan Wisata
-
Dukung ASO, Dirjen Bina Adwil Sosialisasikan Migrasi TV Digital ke Camat dan Lurah
-
Gus Halim: Pendamping Desa Harus Sosialisasikan Progres Pemanfaatan Dana Desa
-
Wujud kepedulian, Kapolres Pinrang Jenguk Anggota yang Sakit
-
Polsek Cibinong Tindak Lanjut Invertigasi Penyelidikan Adanya Tawuran Pelajar Berujung Maut 1 (satu) Orang Meninggal Dunia
-
Presiden Jokowi Tinjau Ladang Jagung di Kabupaten Keerom
-
Dandim 1710/Mimika Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan di Bandara Mozes Kilangin




