REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Semangat Piala Dunia menjadi momentum memperkuat kebersamaan di lingkungan Kementerian Transmigrasi. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak pegawai Kementerian Transmigrasi dan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi mengikuti nonton bareng pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina yang digelar di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Kamis dini hari (16/7).
Kegiatan tersebut juga terhubung secara daring dengan kawasan transmigrasi di Malaka, Salor, dan Rempang, serta Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi di Yogyakarta, Denpasar, Banjarmasin, dan Pekanbaru.
“Kementerian Transmigrasi menyambut baik ajakan TVRI untuk menggelar nonton bareng semifinal Piala Dunia. Kita ingin ikut menyemarakkan pesta sepak bola dunia sekaligus mempererat kebersamaan. Lewat kegiatan ini, masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi dapat merasakan semangat yang sama meskipun berada di tempat yang berjauhan,” ujar Menteri Iftitah.
Menurutnya, sepak bola mengajarkan nilai-nilai yang juga menjadi fondasi pembangunan transmigrasi.
“Tidak ada kemenangan yang diraih oleh satu orang. Sebuah tim menang karena memiliki tujuan yang sama, saling percaya, disiplin, bekerja sama, dan berjuang sampai peluit akhir. Nilai-nilai itulah yang juga sedang kita bangun dalam transformasi transmigrasi,” katanya.

Ia menjelaskan, paradigma baru transmigrasi menempatkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang hanya dapat berkembang melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, perguruan tinggi, hingga dunia usaha.
“Kalau semua bergerak sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal. Tetapi ketika semua menjadi satu tim, maka kita bisa menciptakan kawasan transmigrasi yang produktif, maju, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.
Suasana nonton bareng semakin hangat ketika Menteri Iftitah berbagi kisah mengenai kecintaannya terhadap tim nasional Inggris yang berawal dari pertandingan legendaris Inggris melawan Argentina pada Piala Dunia 1986.
“Sejak pertandingan Inggris melawan Argentina tahun 1986 saya sudah mendukung Inggris. Saya masih ingat Peter Shilton dan gol Diego Maradona yang terkenal dengan Hand of God. Jadi malam ini seperti laga yang penuh sejarah. Apakah kali ini giliran Inggris membalas? Kita lihat bersama,” ujarnya disambut antusias para peserta.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Transmigrasi menegaskan bahwa transformasi transmigrasi bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur maupun penguatan ekonomi kawasan, tetapi juga tentang membangun budaya kolaborasi, sportivitas, dan kebersamaan. Sebab, sebagaimana sebuah tim sepak bola meraih kemenangan, keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi hanya dapat dicapai ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, satu semangat, dan satu tujuan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. (rdp)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Kapolda Sulsel Tutup Kejuaraan Tennis Beregu dan Perorangan Kapolda Cup dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-76
-
Kemendesa PDTT Siapkan Data Untuk Mahasiswa RPL Desa
-
Tommy Wibawa Mukti Sitorus Terpilih Aklamasi Ketua KNPI Kota Depok
-
Mendes Pastikan Keuntungan Kopdes Merah Putih Dinikmati oleh Warga Desa
-
Sekda Mengajak Generasi Penerus Menanamkan Jiwa Gotong Royong Sejak Dini
-
Sinergikan Pembangunan Rusun dan Penataan Kawasan Kumuh Gorontalo, Kementerian PUPR Sediakan Hunian Layak Sekaligus Tingkatkan Kualitas Lingkungan
-
Kemdagri Apresiasi Bupati Sleman yang Efektifkan Layanan Adminduk dengan 11 ADM
-
Hadiri Wisuda INSUD Lamongan, Gus Halim Pesan Tiga Hal Ini
-
Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Hery Puranto Pimpin Sertijab Waasrenum Panglima TNI
-
Wamendagri: Penetapan Kode Wilayah Desa Ditujukan untuk Kesejahteraan Masyarakat

