REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Perumahan terus berupaya meningkatkan ketersediaan hunian layak melalui pembangunan hunian vertikal atau rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Salah satunya adalah Rusun MBR Buliide di Gorontalo yang dibangun dengan kerjasama dengan Pemerintah Kota Gorontalo.
“Pembangunan rumah susun maupun rumah khusus merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR, mahasiswa, pelajar, santri, ASN dan TNI/Polri maupun petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, dibangunnya Rusun MBR Buliide di Gorontalo tersebut selain menjadi hunian yang layak bagi masyarakat juga mejadikan lingkungan permukiman yang asri dan sehat dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.
“Kami mengajak Pemkot Gorontalo untuk mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya MBR agar bisa tinggal di rusun karena fasilitasnya telah lengkap,” kata Khalawi saat melakukan serah terima Rusun MBR Buliide dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kota Gorontalo Sabtu (2/10/2021).
Menurut Khalawi, Kementerian PUPR juga tengah melakukan sinergi program perumahan dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya,”kami meminta Pemkot Gorontalo untuk mendata kawasan-kawasan mana saja yang layak untuk mendapatkan bantuan perumahan dari Kementerian PUPR,” terang Khalawi.
“Selain rusun, kami juga memiliki program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang juga bermanfaat bagi masyarakat. Pemda harus memiliki data kebutuhan rumah dan kawasan yang layak mendapatkan bantuan,” tambah Khalawi.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky Walter Lahope mengatakan, Rusun MBR Buliide di Kota Gorontalo yang berlokasi di Jalan Uskap Kelurahan Buliide, Kota Gorontalo dibangun oleh Kontraktor Pelaksana PT. Imizaki Jasana Gowata dan Manajemen Konsultan PT. Yodya Karya Persero dengan anggaran APBN senilai Rp26,57 miliar. “Adapun spesifikasi bangunan tersebut terdiri dari 1 (satu) tower setinggi empat lantai dengan jumlah unit hunian sebanyak 90 unit tipe 24,” paparnya.
Walikota Gorontalo Marten A Taha menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan Rusun dari Kementerian PUPR. “Ke depan kami juga mengajukan usulan tambahan Rusun, yang telah siapkan lahannya seluas 3,2 hektar milik Pemda lengkap dengan sertifikatnya untuk lokasi pembangunan Rusun. Sebab dari data yang kami miliki kebutuhan hunian masyarakat atau backlog perumahan di Kota Gorontalo masih sekitar 21.541 unit rumah,” harapnya.
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: jakarta
-
Wujudkan Profesionalisme Prajurit, PMPP TNI Gelar Syukuran HUT ke-19 Tahun 2026
-
Peringati HUT Ke -78 TNI Tahun 2023, Kodim 1710/Mimika Bersama Satuan TNI Se-Garnisun Timika Gelar Bakti Kesehatan
-
Kukuhkan Pengurus AKPSI, Mendagri Tekankan Perlunya Konsep Dukungan terhadap Industri Sawit
-
Presiden Jokowi Apresiasi Sambutan Baik UMKM Terhadap Program Mekaar
-
Aksi Unras FSPMI Ditengah Pandemi Covid-19, Polres Serang Kota Awasi Prokes dan Bagikan Masker
-
Danrem 174/ATW Pimpin Upacara Peringatan Hari Juang TNI AD KE-77
-
Kapolda Jambi Tinjau Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional TNI- Polri Serentak Di GOR Kota Baru Jambi
-
Wapangkoops TNI Habema Tinjau Kesiapsiagaan Prajurit di Pos Kotis Dekai
-
Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Sula Akam Knjungi Kecamatan Mangoli Utara Untuk Memonitoring Rompong Ikan
-
Tutup Kongres Ekonomi Umat ke-2 MUI, Wapres Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah yang Inklusif


