REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Sebagian orang tua siswa baru, jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengeluhkan tertundanya penggunaan seragam hingga lebih kurang dua bulan.
Berkaitan dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Moch Hasan Asyari angkat bicara, tertundanya pakaian seragam siswa baru yang sudah mulai masuk sekolah.
“Menurut Hasan, menundanya penggantian pakaian seragam khususnya jenjang SMP, yakni untuk mengeringankan orang tua siswa, supaya ada jeda waktu, dalam jangka dua bulan,” jelas Hasan, saat ditemui diruang kerjanya Kamis (2/7/2023).
“Menundanya Pembelian Seragam siswa baru, supaya orang tua murid tidak merasa terbebani, maka dari itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi memberikan kebijakan keringanan waktu dalam jangka dua bulan, supaya orang tua murid tidak merasa didesak untuk membeli pakaian seragam,adapun orangtua murid mempertanyakan mengenai pembelian seragam dianjurkan uangnya bisa ditabung dulu untuk sementara waktu,” tuturnya.
Lanjut Hasan Asyari, manakala para orang tua sudah ada yang mempertanyakan pakaian seragam gimana, sekolah silahkan menerbitkan ketentuan – ketentuan penggunaan seragam.
“Orang tua mau membeli pakaian seragam dimana silahkan, sebab kurikulum yang dipakai kurikulum merdeka, kalau Dinas yang mengintruksikan kesannya ada pemaksaan, makanya hal itu kita jaga,“ kata Hasan.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Kepala Badan Litbang Kemendagri Apresiasi Inovasi dan Prestasi Provinsi Bali
-
Penguatan Ketahanan Pangan dengan Smart Farming dan Agritech
-
Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus Mengapresiasi Terselenggaranya Kick Off HPN 2026 di Banten
-
Polres Semarang Tetap Gelorakan Penerapan Prokes Sampai Perayaan Nataru 2022
-
JAM-Pidum Menyetujui 15 Pengajuan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice
-
Polresta Jambi Gelar Vaksinasi Massal Untuk Lansia Rangka Pencegahan Penyebaran Covid 19
-
Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi, Perlu Partisipasi Aktif Berbagai Pihak
-
Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid Ikut Serta Gerakan Penanaman Bibit Buah Kejaksaan Tinggi Provinsi Sul-Sel; Rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-63 th
-
Program Trans Tuntas Hadirkan Kepastian Hukum, 13 Ribu Transmigran Akhirnya Terima SHM di Tahun 2025
-
Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lampung Tengah Bagikan Sembako Ke Masyarakat

