REAKSIMEDIA.COM | Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk mengikuti sertifikasi kompetensi yang akan difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) guna memperkuat daya saing mereka di dunia kerja.
Ajakan tersebut disampaikan Menaker pada Penutupan Program Magang Nasional Batch III di Gedung Kemnaker, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Yassierli mengatakan Kemnaker tengah menyiapkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub sebagai tindak lanjut setelah program magang selesai.
“Peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program magang berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Kami telah menyiapkan sekitar 15 bidang kompetensi yang dapat dipilih untuk diuji di balai-balai pelatihan di bawah naungan Kemnaker,” kata Yassierli.
Menurutnya, program tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena selain memperoleh pengalaman kerja dan sertifikat magang, mereka juga berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.
“Ini merupakan layanan yang ingin kami berikan kepada peserta MagangHub. Jadi peserta tidak hanya mendapatkan portofolio dan sertifikat magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka,” ujarnya.
Yassierli mengimbau peserta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Kemnaker, termasuk mengenai jadwal pendaftaran, pilihan kompetensi, dan tahapan sertifikasi kompetensi.
Selain meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, ia juga mendorong peserta memanfaatkan platform SiapKerja, khususnya fitur KarirHub, yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri.
“Saat ini Kemnaker terus memperluas akses informasi pasar kerja dengan mengintegrasikan SiapKerja dengan berbagai portal lowongan kerja swasta sehingga semakin banyak peluang kerja yang dapat diakses masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa peningkatan kompetensi harus menjadi perhatian utama peserta setelah menyelesaikan program magang. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat dibuktikan melalui portofolio maupun sertifikasi kompetensi.
“Ke depan, yang dicari industri adalah kompetensi. Mereka tidak hanya melihat seseorang berasal dari sekolah mana, tetapi lebih pada kemampuan yang dimiliki. Kompetensi itu tercermin dari portofolio dan sertifikat kompetensi,” tegasnya.
Karena itu, ia berpesan agar peserta terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kompetensi yang kuat akan menjadi bekal penting untuk bersaing dan membuka lebih banyak peluang kerja di masa depan.
“Tingkatkan terus kompetensi. Itulah modal utama untuk bisa bersaing dan meraih peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ucapnya.
Sumber : Biro Humas Kemnaker
Tags: jakarta
-
Desa Patobong: Rapat Pembentukan Kelompok Tani Baru Melalui Musyawarah Mufakat, Hasilnya Aklamasi
-
Menparekraf Ajak PHRI Garut Bersiap Sambut ‘Revenge Tourism’ Pascapenurunan Level PPKM
-
Presiden Hormati Proses Hukum Johnny Plate
-
Meriah !!!, Senam Sehat Bertabur Doorprize Desa Talang Sepakat Dalam Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 80
-
Mendagri Tinjau Terminal Feri Internasional Nongsapura Bahas Kunjungan Wisatawan
-
Sambut HUT Korem Ke 76, Danrem 041/GAMAS Ziarah Ke Makam Pahlawan
-
IPSI Apresiasi Pesilat Binaan Kodim 1404 Pinrang
-
Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Dumai
-
Rasa Senang Para Pedagang atas Kunjungan Presiden ke Pasar Klandasan
-
Pj . Bupati Pinrang Hadiri Kegiatan Cooling System Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)


