Paguyuban Sunda Ikuti Perkembangan Otorita IKN

REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Dinamika perkembangan  masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) paska terpilihnya pejabat  otorita Ibu Kota Negara (IKN ) memunculkan berbagai aspirasi dari masyarakat. Potensi adanya gesekan tidak terelakan, namun  forum-forum paguyuban maupun Ormas, seperti Majelis Organisasi Dalam Negeri (MODN) yang dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Timur, masih dapat diandalkan. Demikian disampaikan tokoh masyarakat Sunda, Nandang Sukmawijaya, di Samarinda, Selasa malam (5/4/2022).

“Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur membuat adanya dinamika sosial politik dan keamanan. Di satu sisi, kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Ormas dan paguyuban akan berebut pengaruh dengan berbagai macam kepentingan ekonomi atau  lahan sehingga memunculkan potensi konflik. Selama ini potensi konflik cepat di atasi melalui forum-forum paguyuban maupun Ormas yang ada di Kalimantan Timur. Salah satunya melalui Majelis Organisasi Dalam Negeri (MODN) yang di ketuai oleh Gubernur Kalimantan Timur,” kata Ketua Paguyuban Sunda-Samarinda ini.

Nandang menambahkan, Ormas Pemuda Pancasila dan GEPAK banyak membantu menciptakan situasi aman dan kondusif,  karena pengurus dan anggota kedua Ormas tersebut berisikan perwakilan dari berbagai suku yang ada di Kalimantan Timur. Ini menyebabkan hingga saat ini potensi konflik di Samarinda relatif kecil.

“Keterlibatan masyarakat lokal dalam proses  pembangunan IKN perlu dijadikan perhatian oleh Badan Otorita. Berikan kesempatan kepada masyarakat Kalimantan Timur untuk ikut berperan aktif dalam struktur organisasi Badan Otorita, karena kalau tidak dilibatkan akan menimbulkan kecemburuan sosial yang berpotensi konflik,” tutupnya mengakhiri

Saat ini, kehidupan sosial masyarakat di Kalimantan Timur sangat kondusif. Apabila terjadi gesekan yang mengatasnamakan suku akan cepat diselesaikan dalam forum-forum paguyuban diantaranya melalui Majelis Organisasi Dalam Negeri (MODN)  sehingga permasalahan yang ada di tingkat bawah tidak cepat meluas dan bisa teratasi.

Baca juga:  Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi Perpustakaan

Laporan : Ence M R

Tags: