REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana melalui Kapolsek V Koto Iptu Warno SH dan anggotanya menghadiri kegiatan Panen Jagung program SADESAHE (Satu Desa Satu Hektar) yang di desa Pondok Panjang Kecamatan V Koto Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, Senin (2/2/26).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polsek V Koto Polres Mukomuko terhadap program swasembada pangan nasional melalui program SADESAHE yang digagas Kapolda Bengkulu khususnya di sektor pertanian jagung.
Dalam panen tersebut, tercatat sebanyak kurang lebih 7 ton jagung berhasil dipanen dari lahan milik desa Pondok Panjang.
Panen ini turut dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan V Koto , BPP V Koto, Pemdes Pondok Panjang, PPL, BPD, masyarakat serta TPK program Ketahanan Pangan Desa Pondok Pandan Desa Pondok Panjang dan lainnya.
Dalam keterangannya, Kapolrsek V Koto Iptu Warno SH menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program-program strategis nasional, salah satunya swasembada pangan. Kami sangat mengapresiasi semangat petani di seluruh desa di wilayah Polsek V Koto, yang telah berhasil memanen jagung, ini sebagai bentuk kebersamaan kita dalam mendukung program pemerintah,” ungkap Kapolsek.
Dijelaskannya bahwa panen jagung di desa pondok panjang merupakan panen terakhir yang dilakukan desa di wilkum Polsek V Koto, dimana jagung tersebut ditanam melalui anggaran tahun 2025.
“Alhamdulillah, desa pondok panjang menjadi desa penutup dan hasil panennya pun lumayan baik, ini menjadi harapan bersama untuk kedepannya seluruh desa di wilayah V Koto agar segera melakukan penanaman jagung lagi secepatnya, semangat lagi untuk menanam, apalagi dengan bekal pengalaman tanam jagung sebelumnya, desa dapat belajar untuk meningkatkan hasil panen jagung kedepannya, sehingga desa bisa dapat untung dan hasil yang semakin lebih baik lagi, dan bagi desa yang belum melakukan kegiatan ini dapat mencontoh desa yang sudah melakukan kegiatan penanaman jagung,” harap Kapolsek.
Kapolsek V Koto pun berharap masyarakat di wilayahnya juga dapat berkontribusi didalam mendukung program Ketahanan Pangan melalui kegiatan mandiri di lahan pribadi masing-masing.
“Masyarakat dapat mendukung program ini dengan tanam jagung secara mandiri dilahan masing masing, manfaat perkarangan, ataupun lahan/halaman belakang yang kosong, sehingga lahan tersebut menjadi produktif, selain bertujuan mendukung program swasembada pangan jagung,, juga mendapat pemasukan/ tambahan bagi keluarga,” ungkap Iptu Warno.

Sementara itu, Camat V Koto Feri Irawan SH Msi menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pemdes di wilayahnya atas pelaksanaan kegiatan program ketahanan pangan khususnya tanaman jagung di desa masing masing dalam mendukung Swasembada Pangan.
“Terima kasih kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) khusus ketahanan pangan desa diwilayah V Koto, dan kepada Pemdes Pondok Panjang yang telah melaksanakan kegiatan penanaman jagung,, Alhamdulillah menjadi pesa penutup dengan hasil panen jagung yang sangat baik, dan ini dapat menjadi contoh bagi desa lainnya agar kedepan program ketahanan pangan tananam jagung di tahun 2026 ini dapat sukses dan semakin meningkat hasil panennya,,” ucap Feri.
Camat juga menyampaikan himbauan bagi semua Pemdes di wilayahnya untuk segera menyiapkan seluruh laporan dari kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun 2025.
“Dan tentunya kita minta kepada desa untuk menyiapkan seluruh laporan pertanggungjawaban baik keuangan maupun laporan kegiatan, kemudian mengevaluasi kegiatan untuk perbaikan agar ke depannya tujuan kegiatan penanaman jagung ini sesuai dengan harapan dan memberi kontribusi yang lebih baik lagi dalam upaya penguatan program ketahanan pangan nasional sesuai harapan dan cita cita bapak bapak presiden,” jelas Camat.
Terpisah, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) Kecamatan V Koto Mardalius mengajak seluruh Kades di Kecamatan V Koto untuk bersama mendukung program ketahanan pangan nasional yang termuat dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Mari rekan rekan Kades kita bersinergi mendukung program ini untuk mensejahterakan masyarakat desa sesuai dengan Asta Cita dari bapak presiden kita, sebab program ini sangat baik sekali karena membuka lapangan pekerjaan bagi warga desa,”jelas Mardalius yang juga menjabat sebagai Kades Resno.
Ketua APDESI Kecamatan V Koto ini pun berharap pemerintah melalui BULOG agar lebih respon dan tanggap atas upaya yang dilakukan Pemerintah Desa dalam mensukseskan Program Ketahanan Pangan Tanaman Jagung yang dilakukan desa disaat menjelang panen.
“Dari pengalaman sebelumnya, kita “agak repot” disaat akan menjual hasil panen jagung ini, dimana pihak BULOG terlihat kurang respon atas usaha kita dalam mendukung Asta Cita bapak Presiden, jika memang ada yang kurang sesuai kriteria, seharusnya pihak BULOG dapat menyampaikan saran dan masukan agar kami dapat menjual hasil panen sesuai kriteria dari BULOG, sebab jadwal panen jagung ini pun pihak BULOG mengetahui juga, ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar kedepannya kita dapat bersinergi didalam mendukung program Ketahanan Pangan ini,” paparnya.
Selain itu, Ketua APDESI Kecamatan V Koto juga berharap “perhatian” dari pemerintah daerah kepada Pemerintah Desa.
“Mohon kepada Pemerintah Daerah dapat *mempercepat ” pencairan ADD, sebab ini sudah masuk bulan kedua tahun ini, karena ini sebagai “penyemangat” bagi kami dalam melaksanakan pekerjaan, mohon pemerintah daerah dapat mempercepat proses pencairan ADD 2026,” pintanya.
Kegiatan panen jagung di desa Pondok Panjang juga menjadi wadah silaturahmi dan penguatan kerja sama lintas sektor dalam membangun kemandirian pangan. Antusiasme dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para petani dan seluruh pihak yang terlibat menjadi cerminan komitmen bersama untuk memajukan pertanian di Kecamatan V Koto Kabupaten Mukomuko.
“Untuk total hasil panen jagung di wilayah Polsek V Koto tercatat kurang lebih 18 ton jagung yang dihasilkan pada program ketahanan pangan tahun 2025 melalui kegiatan SADESAHE, semoga ini menjadi semangat bagi kita untuk meningkatkan hasil panen jagung di tahun 2026 ini,” pungkas Iptu Warno.
Disisi lain, Kapolres Mukomuko melalui Kapolsek V Koto tak lupa menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat diwilayahnya jelang masuknya bulan suci Ramadhan tahun ini.
“Mari terus kita jaga suasana yang aman dan kondusif menjelang datangnya bulan suci ramadhan, semoga nantinya umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa ramadhan dapat tenang dan khusuk dalam menjalankan ibadah puasa,” tutup Kapolsek.
Laporan: Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Optimalkan Program Hanpangan, Dandim 1710/Mimika Gandeng PPL dan Kelompok Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Produktif
-
Kapolres Bogor Bersama Forkompinda Dan Personil Jajaran Lakukan Monitoring Serta Pengamanan Gereja Peringatan Ibadah Jumat Agung
-
Polres Pekalongan Lakukan Upaya Pencegahan Wabah PMK
-
Triwulan ke IV tahun 2023, Bapempeda DPRD Banyuwangi Kembali Usulkan Pembahasan Dua Raperda
-
804 Calon Siswa Bintara/Tamtama TA 2021 Polda Riau Lolos Ketahap Pemeriksaan Kesehatan II
-
Wakil Rakyat Kota Medan Dari Fraksi Demokrat Siap Membantu Fasilitasi BPJS Untuk Warga Kurang Mampu
-
Kompolnas RI Kunjungan Kerja Di Polda Kepri
-
Menguri-uri Seni Budaya Bangsa, Korem 071/Wijayakusuma Gelar Pencak Silat Tradisional Giat Komsos Kreatif
-
Ketua Ormas BBR Kabupaten Bogor Meminta Tower TBG Di Dalam Kubah Mesjid di Keranggan Gunung Putri Agar Di Bongkar
-
Peringati Hari Raya Idul Adha, Polres Karo Gelar Pemotongan Qurban Di Halaman Polres

