REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Paranormal kondang Eyang Ratih mengajukan somasi Adam, mantan manajernya, dan Deni, kenalan dekatnya yang mengaku anggota TNI terkait penggelapan dan penipuan dengan cara hipnotis yang mencatut namanya terhadap pasien dan orang-orang dekatnya. Akibat ulah tersebut para korban mengalami kerugian besar mencapai hampir satu milyar.
“Saya baru tahu kasus ini mencuat ketika banyak pasien saya dan orang-orang dekat saya mengalami kerugian akibat pelaku penggelapan dan penipuan yang mencatut nama saya. Untuk itu, saya sangat menyayangkan dan mengajukan somasi,” kata paranormal kondang Eyang Ratih saat menggelar jumpa pers dan buka puasa bersama di kediamannya di Gading Serpong, Tangerang, Banten, Minggu (17/04/2022).

Lebih lanjut, paranormal asal Bali ini menerangkan kronologi penggelapan dan penipuan yang mencatut namanya. Awalnya peristiwa itu terjadi ketika Managernya memanfaatkan pasien yang dekatnya dengan mencatut nama Eyang Ratih dan meminta mahar puluhan juta.
“Sementara saya tidak ada order dari pasien saya, sadar ada gelagat aneh itu, saya meminta bantuan ke Deni yang mengaku sebagai TNI yang kebetulan sempat ikut dengan saya ke Jakarta,” terang pemilik nama asli Harimastuti.
Menurut Eyang Ratih, dari situlah Deni beraksi dengan main game online dan investasi yang dijanjikan bakal bisa kaya.
“Semua pasien dan orang-orang dekat saya tergiur dan menyerahkan sejumlah uang ke Deni, dan akhirnya Deni kabur dan tidak bisa mengembalikan uang korban,” bebernya.
Untuk itu, kata Eyang Ratih, dia meminta kepada keduanya untuk bertanggungjawab dan mengembalikan uang pada korban, sebelum ia mengambil langkah hukum. Beberapa nama korban di antaranya, Indra, Husein, Yossi, Gunadi, Kadek, Lely, dan masih banyak lagi.
“Kasihan mereka yang jadi korban, mulai dari tukang pijit, sopir sampai tukang masak,” paparnya.
Eyang Ratih menyampaikan agar secepatnya Adam dan Deni untuk bertanggungjawab. “Saya sekarang masih memberikan kesempatan Adam dan Deni untuk menyelesaikan secara baik-baik,” tegasnya.

Harapan Eyang Ratih, Adam dan Deni mengembalikan uang semua korban.
“Semoga Adam dan Deni mengembalikan uang semua korban dan kita berharap bagi yang kenal orang tersebut agar menghubungi kami atau pihak berwajib,” pungkas Eyang Ratih prihatin.
Perlu diketahui, Eyang Ratih adalah paranormal kondang asal Bali yang sudah delapan tahun menetap di Gading Serpong, Tangerang Banten. Namanya tenar sejak tahun 2005 ketika ia menjadi ibu asuh Wagini anak genderuwo Alas Purwo yang sempat dibawahnya road show keliling Indonesia.
Laporan : Satria
Tags: jakarta
-
Ketua KPU Muh. Ali.Jodding; Sukses KPU Pinrang Laksanakan Pemilu PPWP dan Legislatif tanpa PHPU
-
Cegah Aksi Kriminal, Jajaran Polres Pekalongan Terus Tingkatkan Giat Patroli Malam
-
Dandim Terima Kunjungan Kerja TIM Pengendalian Program Kerja Kodam XII Tanjungpura
-
Bertemu Wali Nagari se-Padang Pariaman, Mendes Yandri Dorong Hasil Petani Desa Diekspor ke Pasar Global
-
Diduga Gelapkan Dana BLT Dan Gaji Pegawai Kantor Desa, Salah Seorang Kepala Desa Di Sula Maluku Utara Menghilang
-
Kapolres Demak : H-3 Lebaran, Jalur Pantura Demak Terpantau Lancar
-
Presiden Jokowi: Kemitraan ASEAN-UE Harus Didasarkan Pada Prinsip Kesetaraan
-
Pj. Bupati Pinrang Menyarahkan Bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Bagi Lanjut Usia (Lansia)
-
Kadis Kesehatan drg. Dyah Puspita Dewi M.Kes; Sukses Beberapa Inovasi Luncurkan Inovasi Baru Save Matneo (Selamatkan Ibu Dan Bayi)
-
Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Pimpin Apel Gabungan Pengamanan Unras

