Pastikan Tepat Sasaran Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan, BWS Sumatera VII Gelar PKM

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Desain Tersier Daerah Irigasi Air Manjunto Mukomuko, di Aula Kantor Camat Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, Kamis (13/10/22).

Dalam pertemuan tersebut pihak BWS Sumatera VII bersama masyarakat dan berbagai elemen petani pengguna air serta beberapa Instansi terkait duduk bersama untuk membahas berbagai perencanaan dan program PUPR melalui BWS Sumatera VII dalam penguatan jaringan irigasi pada lahan persawahan di wilayah Bendung Manjunto.

Perwakilan BWS Sumatera VII yang disampaikan Kasi Keterpaduan Sumber Daya Air (KPISDA) Yariswan menyampaikan,” kegiatan ini bertujuan untuk mempotensialkan jaringan yang ada, kita lakukan survey disini, untuk penanganan tersier yang ada di daerah irigasi Bendung Manjunto.

” Sedapat mungkin pekerjaan yang dilaksanakan nanti atas masukan masukan dari masyarakat, berdasarkan usulan dari masyarakat inilah, prioritas jaringan tersier nantinya yang akan kita tuju, sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” papar Yariswan.

Dia juga mengatakan,” kami berharap program kita di BWS Sumatera VII bisa tuntas yakni tuntas fungsi dan tuntas konstruksi, yang sifatnya kegiatan fisik dan kegiatan yang kita lakukan disini pada hari ini bisa terlaksana,” jelas Yariswan.

” Untuk bisa menuntaskan program ini, kita butuh dukungan dari masyarakat, Pemerintah Desa dan Kecamatan, sangat kita butuhkan peran serta aktif dari masyarakat demi tujuan kita semata mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan Ketahanan Pangan,” sebut Yariswan.

Hal senada juga disampaikan Konsultan Rama Wijaya perwakilan dari PT. Bina Buana Raya yang hadir sebagai salah satu narasumber pada kegiatan itu mengatakan,” kami selaku konsultan nantinya akan membuat disain tersier di sayap Kanan Bendung Manjunto, ini realisasinya baik itu mulai dari tahap pra perencanaan, dan finalisasi rencana terkait gambar, metode pelaksanaan dan spesifikasinya,” jelas Rama Wijaya.

” Diharapkan nantinya kegiatan ini akan mendukung program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Mukomuko, dimana Bendung Manjunto telah berkontribusi mengaliri lahan persawahan lebih kurang 9 ribu hektar, dan penambahan potensial lahan sebesar 2 ribu hektar lagi,” papar Rama.

Masih dikatakannya,” diharapkan penambahan saluran tersier ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko dan Nasional bisa tercover nantinya, sebab masih banyak lahan potensial di Kabupaten Mukomuko khususnya di Kecamatan Lubuk Pinang yang belum tersentuh dengan baik, dan semoga nantinya kegiatan ini akan berdampak positif bagi lumbung pangan di Kabupaten Mukomuko, dan terimakasih atas saran dan masukan dari para peserta yang hadir agar program ini nanti kedepannya lebih baik dan tepat sasaran,” ucap Rama Wijaya.

Ditempat yang sama Camat Lubuk Pinang Firdiantoni SE sangat mengapresiasi kegiatan Pertemuan Konsultasi Masyarakat yang diinisiasi BWS Sumatera VII kepada masyarakat petani yang berada di wilayah Bendung Manjunto di Kecamatan Lubuk Pinang.

Baca juga:  Dukung Kesuksesan Pengamanan Kunker Presiden ke Bengkulu Utara, Polres Mukomuko Terjunkan Personelnya

” Kami dari pemerintah Kecamatan sangat berterimakasih sekali kepada BWS Sumatera VII atas kegiatan yang sangat baik ini, dan kami sangat mendukung sekali program ketahanan yang merupakan program strategis Nasional, semoga kegiatan ini bisa terlaksana dan terealisasi dalam tujuan kita untuk memperkuat Ketahanan Pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kecamatan Lubuk Pinang,” sebut Firdiantoni singkat.

Sementara itu salah seorang peserta Hadi Sulistio yang juga Kepala Desa Sumber Makmur menyampaikan agar perencanaan desain yang disampaikan tadi benar benar berdampak kepada masyarakat petani.

” Belajar dari pengalaman sebelumnya di Desa kami (Sumber Makmur) sebaiknya pekerjaan yang sudah ada, sebab masyarakat kami trauma dengan masalah yang terjadi sebelumnya, jadi kami Berharap kepada pihak BWS Sumatera VII untuk memantabkan dulu “barang” yang sudah ada di Desa kami ini,” pinta Hadi.

Kades Sumber Makmur juga mengatakan,” ada program cetak sawah, selesaikan lah dulu, kalau untuk perencanaan silahkan saja, tapi yang jelas program yang sudah ada di Desa kami mohon kiranya di tuntaskan seperti saluran saluran yang sudah ada agar bisa dioptimalkan sehingga bangunan itu tepat guna dan memang berdampak untuk masyarakat kami yang bertani disawah Desa Sumber Makmur,” harap Hadi Sulistio.

Diketahui Bendung Manjunto merupakan Daerah Irigasi dengan luas potensial seluas 9.493 Ha telah banyak mengalami perubahan kondisi jaringan dan bangunan sehingga mengakibatkan perubahan alih fungsi lahan menjadi lahan yang dimanfaatkan selain untuk menanam padi.

Sehingga diperlukan peningkatan jaringan irigasi serta rehabilitasi jaringan irigasi sebagai salah satu upaya untuk mendukung Program Ketahanan Pangan yang memerlukan pemutakhiran data yang akurat terkait inventarisasi permasalahan, kajian hidrologi,kajian geologi, dan kajian sosial ekonomi.

Diharapkan dengan melakukan perencanaan menyeluruh untuk peningkatan jaringan tersier baik jaringan irigasi kanan yang memiliki luas fungsional 2.268 Ha maupun jaringan irigasi kiri yang memiliki luas fungsional 2.230 Ha dengan target penambahan tersier sebesar 2000 Ha.

Dengan dilaksanakannya PKM ini diharapkan dapat menyampaikan informasi dan mensosialisasikan kepada masyarakat dan instansi terkait perihal kegiatan Dasain Tersier D I Air Manjunto Kabupaten Mukomuko yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat Ketahanan Pangan Nasional.

Tampak Hadir dalam kegiatan itu, Perwakilan BWS Sumatera VII, Konsultan PT Bina Buana Raya, Camat Lubuk Pinang, UPTD pengairan Lubuk Pinang, Kades Sumber Makmur dan Tanjung Alai, Kelompok Tani/P3A dan masyarakat petani di Kecamatan Lubuk Pinang serta lainnya.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar

Tags: