REAKSIMEDIA.COM | Makasar – Gerhana Bulan total hari ini boleh dibilang sangat istimewa sebab bersamaan dengan terjadinya perige, yaitu disaat Bulan berada di jarak terdekatnya dengan Bumi. Adapun puncak perige terjadi pada pukul 08.57.46 WIB/09.57.46 Wita/10.57.46 WIT dengan jarak 357.316 kilometer dari Bumi.

Oleh sebab itu gerhana Bulan kali ini juga dapat disebut sebagai Bulan merah super mengingat sudut lebarnya yang lebih besar 13,77% dibandingkan dengan ketika berada di titik terjauhnya (apoge), dan kecemerlangannya 15,6% dibandingkan dengan rata-rata atau 29,1% lebih terang dibandingkan dengan ketika apoge.
Durasi total fase gerhana kali ini cukup singkat, yakni 14 menit 30 detik. Lebih ramainya gerhana Bulan total 26 Mei 2021 bertepatan dengan detik-detik Waisak, yakni pada 15 Suklapaksa (Paroterang) Waisaka 2565 Era Buddha.Pada dasarnya detik-detik Waisak terjadi ketika purnama Waisak atau disebut juga Waisaka Purnima, yang selalu jatuh pada tanggal 15 Suklapaksa di bulWaisaka.

Sesuai hasil pertemuan tadi malam antara pengurus masjid Ilham dan IKRAMIL bahwa Hari Ini Masjid Ilham Gelar Sholat Gerhana bulan.
Adapun yang bertindak sebagai imam adalah Mhaidil Pratama ( Juara satu nasional pada Festival Vol. 3 On Tilawah Competition 2020 ) dan khatib adalah Ustadz Abd.Rahman Jalaluddin.STh.I.M.ag.(Kiai muda kota Makassar, Divisi Hukum KPU kota Makassar).
Selain di masjid Ilham di Sejumlah masjid di Makassar juga akan menggelar sholat gerhana bulan.
Dalam khotbah sholat gerhana yang disampaikan dan dibahas adalah tanda-tanda kekuasaan Allah, gerhana sebagai peringatan kepada kita agar selalu menjauhi maksiat.
Sejak kemarin himbauan dari bapak Walikota Makassar sudah mengimbau umat Islam khususnya warga Makassar kiranya melaksanakan shalat gerhana bulan di masjid masing masing.
Abu Hurairah memandang, fenomena alam ini merupakan suatu kebesaran Allah sehingga masyarakat diminta untuk mensyukurinya dengan cara berdoa.
menyelenggarakan sholat Gerhana Bulan adalah sebagai ucapan syukur dan mengagungkan kekuasaan Allah SWT. Adapun hal-hal yang dianjurkan ketika terjadi gerhana yakni perbanyak dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya.
Jadi sholat gerhana bulan itu sekaligus menghilangkan mitos yang ada di masyarakat bahwa gerhana itu terjadi bukan karena bulannya dimakan Buto ijo tapi memang kekuasaan Allah SWT.
Diakhir pelaksanaan shalat gerhana bulan, panitia menyediakan alakadarnya berupa kue dan minuman, tak lupa pula salah seorang pengurus masjid membagikan sedekahnya buat anak anak yang turut ikut melaksanakan shalat gerhana bulan.
Laporan : MUHAMMAD YUSUF HADING.
-
Ratusan Pelajar Ikuti Invitasi Ortrad Jenjang SD se Kabupaten Bogor
-
Perihal RPL Desa, Sekjen Kemendes: Kemajuan Desa Bergantung Pada Peningkatan Kapasitas SDM Desa
-
Presiden Jokowi Bahas Situasi Dunia dengan Presiden Dewan Eropa
-
Menteri Basuki: Layanan Air Bersih SPAM Turatea dan Tolo di Jeneponto Meningkat 50% dengan Keberadaan Bendungan Karalloe
-
H.Rahmat Kurnia : Gelar Acara Pengajian Majelis Taklim di Mesjid H.Sati Batubara, Kota Padang Sidimpuan
-
Walikota Padang Sidimpuan, Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
-
Sidak SPBU, Erick Pastikan Ketersediaan BBM Bersubsidi di Tangerang
-
Dr. M. Zaini: Menyongsong IKN, Inovasi Produk Lokal Kunci Hadapi Daya Saing
-
Polres Mukomuko Sampaikan Info Penting Untuk Masyarakat, Rekrutmen Polri 2023 Diperpanjang
-
TP PKK Pusat Telah Salurkan 10 Ribu Paket Sembako dan Getol Sosialisasikan Prokes 5M serta Dukung Program Vaksinasi


