REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Pencegahan penyakit bisa lewat fasilitas kesehatan (faskes) yang baik, cuci tangan saja tak cukup harus didukung faktor lain guna mengurangi resiko terkena virus atau kuman. Perdalin mengingatkan kita pentingnya faskes dan linkungan yang sehat guna mencegah penyebaran kuman atau virus.
Ketua Umum Perdalin (Perkumpulan Pengendalian Infeksi Indonesia) Profesor. Dr.dr. Hindra Irawan Satarai mengatakan, awalnya masyarakat mengamati kenapa orang terpapar kuman atau virus, lalu mereka menemukan cara untuk mencegahnya yaitu cuci tangan.
“Itu terjadi di era tahun 18-an, kala mahasiswa kedokteran usai praktek lalu makan siang dan terpapar kuman. Dari situ mulai cuci tangan diperkenalkan untuk mencegah kuman, terus berkembang lalu pakai hand sanitzer. Berkembang lagi, faskes diperhatikan, lingkungan rumahsakit”, ujarnya (27/7/2024,)
Menurutnya, faskes untuk penanganan penyakit itu berbeda, misalkan toilet untuk penyakit paru, airnya harus bagaimana, untuk diabetes airnya juga berbeda. Maka Peradin mendorong pemerintah untuk menstandarisasi fasiltas kesehatan.
Seperti air bersih untuk toilet harus dibangun dari awal, bila ini sudah standar pembangunannya bisa sekalian karena untuk kebutuhan air bersih yang berbeda harus ditanam.

Perdalin (Perkumpulan Pengendalian Infeksi Indonesia) merupakan organisasi yang berkomitmen dalam perbaikan dan peningkatan praktek pencegahan dan pengendalian infeksi di Indonesia. Perdalin berupaya menjadi penggerak terdepan terhadap problematikan pencegahan dan pengendalian infeksi saat ini yang tidak terlepas dari beberapa determinan terhadap kapasitas pengetahuan dan kemampuan, pendidikan, dan profesionalitas yang didukung dengan pemahaman adanya perubahan iklim, sanitasi air dan perilaku lingkungan sebagai interaksi dinamis menetukan kebijakan yang senantiasa berubah.
Paradigma shift kebijakan pencegahan dan pengendalian infeksi di Indonesia, melalui update ilmiah pencegahan dan pengendalian infeksi yang dibahas dalam konferensi APSIC, sebagai salah satu upaya kerja keras Perdalin yang menjadi jembatan keseimbangan terhadap problematika penyakit menular saat ini. Pembahasan update ilmiah APSIC berkemampuan menjadi nilai solusi dan sintesis, dan menggerakan secara dinamis kualitas pencegahan dan pengendalian infeksi, peningkatan keselamatan pasien, pola kritis sistem kesehatan secara transparansi dan berkelanjutan.
Laporan : Ria Satria
Tags: jakarta
-
Bantu Atasi Kebutuhan Air Bersih, Pasiter Kodim 1710/Mimika Tinjau Titik Rencana Program Air Bersih Untuk Masyarakat
-
Bhayangkari Demak Beri Semangat Petugas Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi 2022
-
Dimoderatori Kapolda Jateng, Prof Mahfud MD Kupas Peran Perguruan tinggi Perkuat Wawasan Kebangsaan di masa Pandemi
-
Dansatgas TMMD Bercengkrama Dengan Warga di Lokasi TMMD, Jalin Keakraban dan Tingkatkan Semangat Gotong Royong
-
Buka Shell Eco Marathon Indonesia 2022, Menteri Basuki Dukung Inovasi Kendaraan Hemat Energi oleh Generasi Muda
-
Babinsa Koramil Kuala Kencana Bersama Pihak Kepolisian Siap Amankan Rapat Pleno Pemilu 2024 Tingkat Distrik Kuala Kencana
-
Peduli Kesehatan Anggotanya, Korem 071/Wijayakusuma Berikan Penyuluhan Kesehatan
-
Polsek Limbangan Beri Pengamanan Pada Pengukuhan Desa Wisata di Kedungboto Limbangan
-
Polres Mukomuko Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi
-
Akhir Tahun ke Maluku Utara, Kemendagri Monev dan Asistensi Realisasi APBD dan Penanganan Inflasi

