REAKSIMEDIA.COM | Papua – Pemerintah Papua Nugini (PNG) melakukan penyelidikan terkait sebuah posting media sosial yang memperlihatkan warganya mengenakan seragam tentara dan menamakan menamakan dirinya sebagai Batallion Sepik, yang menyatakan siap perang melawan tentara Indonesia untuk membela kelompok teroris OPM di Papua Barat, rabu (12/5/2021).
Menteri Luar Negeri Papua Nugini Soroi Eoe mengatakan bahwa tindakan sekelompok warganya itu adalah kriminal dan tengah diselidiki oleh pihak berwenang.
“Warga PNG tidak seharusnya melibatkan diri mereka dengan warga Indonesia dan urusan dalam negeri mereka,” kata Komandan Pasukan Keamanan PNG Mayor Jenderal Gilbert Toropo sebagaimana diberitakan Post Courier, Selasa (11/5).
Dia mengatakan kelompok tersebut tidak mewakili PNG sebagai negara. “Ini adalah elemen kriminal, yang berlawanan dengan sikap nasional dengan tetangga terdekat kita Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, bahwa pihkanya akan bekerjasama dengan lembaga penegak hukum untuk menangkap para kriminal ini atas tuduhan membuat kekuatan ilegal di PNG untuk melawan Indonesia dan kekuatan militernya.
Sementara itu Departemen Luar Negeri PNG mengatakan bahwa pernyataan kelompok itu adalah sebuah tindakan pengkhianatan terhadap negara, dan untuk alasan apapun tidak boleh ada tentara selain Pasukan Keamanan PNG.
Laporan : Suryadi
Tags: papua
-
Kapolres Tanggamus Sidak Pelayanan Samsat dan SIM
-
Panglima TNI: TNI-Polri Netral Pemilu 2024 Aman dan Damai
-
Polres Gowa Gelar Upacara Penyambutan dan Pelepasan Kapolres
-
KPK dan Polri Perkuat Kerja Sama Pemberantasan Korupsi
-
Kasdam XVII/Cenderawasih dan Danrem 172/PWY Diterima Dandim 1715/Yahukimo dan Forkopimda di Bandara Nop Goliat Dekai untuk Penutupan TMMD ke-119
-
Dua Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Yonif 432/WSJ Gugur Diserang OTK
-
Tanggulangi Pencemaran Lingkungan, Bakamla RI Bersihkan Pesisir Pantai
-
Kemenparekraf Luncurkan Pola Perjalanan Wisata Tematik ‘Borobudur Trail of Civilization’
-
Kompolnas Tanggapi Dumas Projo Karo Terkait Kriminalisasi dan Dugaan Penyerobotan Hutan Siosar
-
Polri Datangkan Langsung Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan

