REAKSIMEDIA.COM | Papua – Pemerintah Papua Nugini (PNG) melakukan penyelidikan terkait sebuah posting media sosial yang memperlihatkan warganya mengenakan seragam tentara dan menamakan menamakan dirinya sebagai Batallion Sepik, yang menyatakan siap perang melawan tentara Indonesia untuk membela kelompok teroris OPM di Papua Barat, rabu (12/5/2021).
Menteri Luar Negeri Papua Nugini Soroi Eoe mengatakan bahwa tindakan sekelompok warganya itu adalah kriminal dan tengah diselidiki oleh pihak berwenang.
“Warga PNG tidak seharusnya melibatkan diri mereka dengan warga Indonesia dan urusan dalam negeri mereka,” kata Komandan Pasukan Keamanan PNG Mayor Jenderal Gilbert Toropo sebagaimana diberitakan Post Courier, Selasa (11/5).
Dia mengatakan kelompok tersebut tidak mewakili PNG sebagai negara. “Ini adalah elemen kriminal, yang berlawanan dengan sikap nasional dengan tetangga terdekat kita Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, bahwa pihkanya akan bekerjasama dengan lembaga penegak hukum untuk menangkap para kriminal ini atas tuduhan membuat kekuatan ilegal di PNG untuk melawan Indonesia dan kekuatan militernya.
Sementara itu Departemen Luar Negeri PNG mengatakan bahwa pernyataan kelompok itu adalah sebuah tindakan pengkhianatan terhadap negara, dan untuk alasan apapun tidak boleh ada tentara selain Pasukan Keamanan PNG.
Laporan : Suryadi
Tags: papua
-
Kapolda Jabar Berikan Kuliah Umum pada Peserta Didik Sespimen Polri Dikreg ke-62 dengan Tema ‘Role Mode Dalam Kepemimpinan Polri’
-
Kanit Patroli Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas Dalam Pengawasan Kamtibmas Wilayah Hukum Polsek Citeureup
-
Pertajam Kemampuan Anak Didik, Porbikawa Mukomuko Gelar Latihan Gabungan
-
Bakamla RI Gagalkan Transaksi BBM Ilegal di Perairan Batam
-
Kapolres Bogor Menerima Kunjungan Ketua PWI Kabupaten Bogor, Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Untuk Menjaga Kondusifitas Jelang Pilkada
-
Melihat Penyambutan Kapolda Sulsel Baru Irjen Pol Nana Sudjana
-
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Pantai Temajuk
-
Akibat Tak Kuasa Menerima Rayuan, Nirina Zubir Terjerembab Kedalam “PESUGIHAN”
-
Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Kurang dari 1×24 Jam, Sat Reskrim Polres Kendal Terima Penghargaan
-
Gus Halim Dukung BUM Desa Hidupkan Permainan Tradisonal

