Pengembangan SDM Kunci Bersaing Isi Struktur Badan Otorita IKN

REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Berkiprah dalam sebuah kepemimpinan di suatu struktur kelembagaan, selain sinergi dengan kekuasaan, maka yang harus dikembangkan adalah SDM, terutama dalam bidang kepemimpinan. Kunci untuk mengisi posisi di otorita IKN adalah dengan menunjukkan prestasi, kemampuan, program, dan konsep kita sebagai warga Kalimantan Timur agar dinilai telah memiliki kapabilitas atau kemampuan untuk memimpin badan otorita itu.

Demikian disampaikan Kaprodi Pemerintahan Integratif/PIN FISIP Universitas Mulawarman (Unmul ) Budiman S.IP. M.Si dalam perbincangan singkat di Kampus Unmul, Samarinda, Rabu (9/11/2022 ).
” Hanya saja kalau kita berbicara dalam konteks IKN, kepemimpinan itu kan sudah terisi dalam arti IKN ini karena berbentuk badan otorita maka sudah menjadi kewenangan presiden untuk menunjuk siapa pemimpin IKN.
Kepala dan wakilnya sudah ada. Terakhir, ada penetapan beberapa deputinya. Kepemimpinan itu akan berganti terus, berproses terus. Artinya, kita bisa katakan sebagai plus minus kepemimpinan di IKN yang berdasar penunjukkan, bukan pemilihan,” ungkap dosen Fisip Unmul ini.

Dosen yang juga peneliti ini menambahkan, lingkaran Presiden Jokowi adalah orang-orang yang dekat dengan PDIP, orang-orang yang berkoalisi dengan PDIP dalam kekuasaan sekarang, baik itu PPP, PKB, Golkar dan lain-lain.
Jadi tidak akan jauh dari lingkaran presiden yang ada sekarang atau dari koalisi yang ada sekarang. Artinya, di samping harus menampilkan kemampuan, kesiapan, serta kesanggupan, SDM yang ada di Kaltim ini harus bisa bersinergi dengan kekuasaan, juga bisa memperlihatkan kemampuannya kepada penguasa sekarang.

” Jadi prestasi dan kedekatan adalah mutlak supaya dikenal kemampuan kita. Banyak orang mampu, sanggup, dan siap tapi kalau tidak dikenal oleh pengambil keputusan, sulit juga. Ini adalah tantangan ke depan bagi masyarakat Kalimantan Timur, bagi yang ingin menjadi bagian dari kepemimpinan di IKN nantinya.
Artinya, dia harus bisa memperlihatkan SDM-nya, bisa bersinergi dengan penguasa yang ada sekarang atau penguasa ke depan di tahun 2024. ,” tutupnya mengakhiri.

Baca juga:  LP2M UINSI Samarinda: Pembangunan IKN Prioritas Pembangunan Keagamaan

Laporan : Ence/Reynaldi

Tags: