Pengurus P3S Menanyakan Terkait Kejelasan Status Coffee Shop Yang Berada Di Sekitaran Terminal Pariwisata Terpadu

REAKSIMEDIA.COM | Banyuwangi – Dalam persoalan ini, Imam Mahudi selaku pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Sobo (P3S). Langsung mengambil sikap saat ditemui awak media disela-sela kegiatanya terkait tempat coffee shop, yang berada di lantai 1 gedung utara terminal terpadu pariwisata pada, Selasa malam (31/10/2023).

Imam (sapaan akrabnya) menjelaskan bahwa, keperuntukan gedung ini di gunakan untuk kios pasar dan dormitory, bukan di gunakan untuk lainnya apalagi coffe shop,” ucapnya.

Imam menambahkan tempat ini beralih fungsi dari kios pasar dan dormitory menjadi ruangan Banyuwangi Creatif Hub (BCH), sekarang beralih lagi menjadi tempat kormersil seperti coffee shop yang berada sekarang. Maka ini yang perlu di pertanyakan, karena sudah menyalahi regulasi yang sudah di tentukan,” jelasnya.

Lanjut, Imam menerangkan seharusnya kita exs pedagang pasar sobo yang harus di prioritaskan oleh Pemerintah Banyuwangi. Bukan pengusaha lain yang ditempatkan terlebih dahulu, kita akan pertanyakan hak sewanya kesiapa. Seandainya tidak jelas, kami P3S yang akan menutup.

“Kami dengan tegas meminta kepada Pemerintah Daerah (PEMDA), untuk secepatnya meresmikan gedung ini. Agar kami pedagang bisa berjualan lagi seperti semula,” imbuhnya.

Sementara itu, sekretaris Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) DPC Banyuwangi, Nanang Rama Biadin juga ikut angkat bicara terkait ini.

Nanang mengatakan,” Area ini belum di resmikan untuk menjadi tempat yang sudah di rencanakan oleh Pemerintah. Akan tetapi sudah sebagian ruangan gedung beralih fungsinya buat bisnis coffee shop, entah sewanya kemana dan siapa yang menyuruh menempati. Kami menduga pasti ada oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan ini, yang wajib di pertanyakan teken kontraknya kepada siapa dan pembayaran kemana.

Jangan sampai pasar sobo dulunya yang sekarang berubah nama menjadi, Terminal Pariwisata Terpadu (TPT). Menjadi ajang pencucian uang (MONEY LAONDRY), oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Nanang saat ditemui disekitar area pedagang kaki lima.

Baca juga:  Edarkan Uang Palsu di Gowa, Seorang Pria Asal Riau Diringkus PolisiĀ 

Laporan : Brenson

Tags: