REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – DPRD Kota Sukabumi bersama Pemerintah Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna membahas sejumlah agenda strategis, Senin (4/8/2025).
Agenda utama meliputi penyampaian penjelasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 serta dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda),termasuk Raperda tentang penanganan pemukiman Kumuh.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Wawan Juanda ini turut dihadiri unsur frokopimda, para kepala perangkat daerah, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan penjelasan perubahan APBD 2025 yang didasarkan pada dinamika pelaksanaan anggaran,termasuk arahan dari pemerintah pusat seperti Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan surat edaran Kementrian Dalam Negeri.
Menurut Ayep Zaki,perubahan APBD dilakukan untuk menjamin efektivitas program prioritas daerah.Penyesuaian ini mencakup pendapatan dan belanja yang dituangkan dalam perubahan RKPD,KUA/PPAS, dan Raperda APBD.
“Perubahan ini kami maksudkan agar target ekonomi makro,indikator kinerja, serta program strategis seperti layanan kesehatan, pendidikan, Infrastruktur, dan utilitas kota Sukabumi dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.
Selain APBD, Wali Kota juga menjelaskan urgensi Raperda tentang Pencegahan dan peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Pemukiman Kumuh.
Pesatnya pertumbuhan penduduk dan keterbatasan hunian kata dia telah memicu terbentuknya kawasan Kumuh di 33 kelurahan dan 7 Kecamatan,dengan luas mencapai 260,53 hektare.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain bangunan tak layak huni ,minimnya legalitas kepemilikan, buruknya pengelolaan air minum dan sampah, kerusakan drainase, serta persoalan limbah domestik.
“Permasalahan ini menyangkut pelayanan dasar dan menjadi kewajiban pemerintah daerah sesuai amanat Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2024,” tegasnya.
Penanganan kawasan Kumuh di kota Sukabumi dirancang melalui dua pendekatan skala lingkungan dan skala kawasan ,Raperda ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat dalam upaya peningkatan kualitas Permukiman secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir
-
Dimediasi Polsek Penarik Raya, Permasalahan “Dompet Tertinggal di Ruang ATM” Berakhir Dengan Problem Solving
-
Mentrans: Kepercayaan Investor Dunia Pertegas Barelang sebagai Kawasan Ekonomi Masa Depan
-
Sat Reskrim Polres Bogor Berhasil Ungkap Kasus Situs Judi Online dan Judi Togel Online Dalam Satu Pekan
-
Respon Cepat Aduan Masyarakat, Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Hotline 110
-
Presiden Jokowi Terima Menteri Luar Negeri Malaysia di Istana Merdeka
-
Penguatan Inovasi Daerah Bukan Hanya pada Kuantitas, tetapi Perlu juga Penguatan Kualitas
-
Percepat Vaksinasi, Polres Banjarnegara Perluas Layanan Vaksin Pengguna Jalan
-
Peringatan HUT ke-10 Partai Nasdem di Kendal, Personel Polsekta Kendal Disiapsiagakan Lakukan Pengamanan
-
Panglima TNI dan Kapolri Cek Pelaksanaan Vaksinasi Di Tiga Kabupaten Blora, Pati Dan Cilacap


