REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Sukabumi – Secara makro pokok-pokok kebijakan Fiskal Tahun Anggaran 2024, yaitu mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Artinya kebijakan ini difokuskan pada penghapusan kemiskinan ekstrim, penurunan angka prevalensi tengkes, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi di daerah.
Sehingga mengenai penghapusan kemiskinan ekstrim sudah menjadi kebijakan prioritas dan program unggulan Pemkot Sukabumi yang sudah tertuang di Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (R-APBD) 2024.
“Jadi, apa yang disampaikan oleh fraksi – fraksi hampir semua telah tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
“Seperti penghapusan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi,termasuk investasi,” ujar Pj, Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, saat memberikan jawaban atas pemandangan umum Fraksi terkait APBD tahun anggaran 2024, Rabu (1/11/2023).
Disisi lain kata Kusmana, dengan keterbatasan anggaran juga menjadi alasan bagi Pemkot Sukabumi untuk mengembangkan inovasi yang dapat di jadikan sumber pendapatan daerah.
“Kita tidak bisa hanya mengendalikan APBD saja, namun seperti yang di sarankan oleh beberapa fraksi dengan memunculkan berbagi inovasi baru yang dapat menarik dana transfer daerah dan pusat. Termasuk, dengan sistem pelayan perizinan akan di percepat, untuk bisa menambah sumber PAD intinya, kolaborasi dengan berbagai semua pihak untuk membangun Kota Sukabumi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Laporan : Lelly
Tags: kabupaten sukabumi
-
Panglima TNI Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Monas
-
Tanam Mangrove Secara Serentak, Mabes TNI Raih Rekor Muri
-
Bupati Cilacap Lantik 44 Kades
-
Presiden Jokowi dan PM Fiala Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Berbagai Sektor
-
Pemko Padangsidimpuan Kembali Menggelar Safari Ramadhan ke 3 di Desa Manunggang Julu
-
DPR Sahkan Pengangkatan Laksamana Yudo Margono Sebagai Panglima TNI
-
Kodim 1710/Mimika Gelar Sholat Idul Adha 1445 H
-
Panglima TNI Bersama Menhan RI Tinjau Pasukan Defile Untuk Bastille Day PrancisĀ
-
Cuti Bersama Bupati Tapanuli Selatan Salurkan Bantuan Ke SDH
-
Tingkatkan Kompetensi SDM Jasa Konstruksi Indonesia, Kementerian PUPR Kukuhkan APPJAKI sebagai Organisasi Profesi Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi

