REAKSIMEDIA.COM | Jawa Barat – Polda Jawa Barat mencatat ribuan pelanggaran terkait penggunaan knalpot non standar selama pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025. Dari hasil penindakan yang digelar 17 hingga 30 November 2025 dan dilanjutkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang Operasi Nataru 2026, polisi menyita sebanyak 4.500 knalpot bising.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar mencatat total 49.077 teguran dan 7.006 tilang terhadap pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan, menegaskan penertiban knalpot non standar dilakukan berdasarkan aturan yang jelas. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan wajib memenuhi persyaratan laik jalan, termasuk ambang batas emisi dan tingkat kebisingan. Penggunaan knalpot non standar jelas melanggar aturan,” ujar Rudi dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, Pasal 285 Ayat (1) UU LLAJ mengatur ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu bagi pengendara yang menggunakan kendaraan tidak sesuai persyaratan teknis, termasuk knalpot.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan penindakan dilakukan secara humanis namun tegas.
“Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Namun jika masih membandel, tentu dilakukan penilangan dan penyitaan knalpot,” kata Kombes Hendra.
Ia menambahkan, wilayah dengan angka penindakan tertinggi tersebar di sejumlah Polres dan Polresta jajaran Polda Jabar. Penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.
Sumber : Bid Humas Polda Jabar
Tags: Jawa barat
-
“Kito Orang Semua disini Basudara” Bapak Ondoafi, Kepala Kampung Somografi dan perwakilan masyarkat Kampung Umuaf Datangi Pos Ubrub
-
Forum Renja Disrumkin Depok Pengembangan Kawasan Permukiman Terpadu
-
Babinsa Panggungrejo Dampingi Vaksinasi Hewan Ternak di Wilayah Binaannya, Guna Cegah PMK
-
Pencegahan Ekstremisme dan Terorisme Perlu Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
-
Pemkot Sukabumi dan Bappeda Terus Tekan Angka prevalensi Stunting
-
Kenal Pamit Kapolres Mukomuko, Bupati Choirul Huda : Terimakasih Pak Yana dan Selamat Datang Pak Riky
-
Pemilik Rubicon Sukoharjo: Kami Butuh Polisi !
-
Dampingi Menko Pangan, Mendes Yandri Pantau Persiapan Launching Kopdes Merah Putih
-
MAN 2 Kota Padangsidimpuan, Uang Komite Rp 125.000 Per Bulan
-
Bazar Murah Bagi Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI


