REAKSIMEDIA.COM | Palu – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) secara resmi telah mengubah penerapan aturan penggunaan warna Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias pelat nomor kendaraan, salah satunya perubahan dari latar hitam tulisan putih menjadi latar putih tulisan hitam yang berlaku untuk kendaraan pribadi.
Meski demikian, penerapan aturan warna baru pelat nomor sudah diberlakukan pada tanggal 12 Agustus 2022 lalu, setelah menerima material dari Korlantas Polri sebanyak 30.000 lembar melalui fasilitas material (Fasmat) Polda Sulteng.
Penggantian ini diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang diundangkan dan berlaku sejak 5 Mei 2021.
Aturan ini mengganti Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi Kendaraan dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.
Pada Pasal 45 di Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 ditetapkan ada empat warna dasar pelat nomor, yaitu:
1. Putih tulisan hitam untuk kendaraan perseorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA), dan badan internasional.
2. Kuning tulisan hitam untuk kendaraan umum.
3. Merah tulisan putih untuk kendaraan instansi pemerintah.
4. Hijau tulisan hitam untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas dengan fasilitas bebas bea masuk.
Selain itu pada Pasal 45 Ayat 2 juga ditetapkan terdapat pelat nomor khusus untuk kendaraan listrik sesuai Keputusan Kakorlantas Polri. Menurut Keputusan Kakorlantas Polri Nomor 5 Tahun 2020 yang berlaku mulai 8 Januari 2020, pelat nomor kendaraan listrik memiliki lis berwarna biru.
Direktur Lalulintas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda, S.H.,S.I.K., mengatakan, penerapan warna pelat saat ini sementara baru diberlakukan khusus kendaraan roda dua (R2).
“Iya, sudah mulai dilakukan percetakan baik untuk kendaraan baru dan kendaraan perpanjangan lima tahunan khusus R2 saja”, ucapnya.
“Namun untuk kendaraan bermotor yang TNKB lamanya (berwarna hitam) masih berlaku menunggu masa berlakunya habis terlebih dahulu, baru bisa mendapatkan TNKB putih yang baru,” katanya.
Kingkin menegaskan, penerbitan TNKB warna putih tersebut hanya baru dilakukan oleh Ditlantas Polda Sulteng, sehingga pemilik kendaraan bermotor dilarang mengubah TNKB-nya sendiri. “Bila melanggar ketentuan tersebut kami berlakukan sanksi merujuk pada peraturan yang berlaku,” ungkapnya.
Kingkin mengimbau kepada warga masyarakat, mari kita bersama-sama membiasakan tertib berlalulintas mulai dari diri sendiri, keselamatan berlalulintas adalah hal utama dan cerminan kepribadian, pungkasnya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: palu
-
Polres Banjarnegara Gandeng Mahasiswa Bagikan Sembako
-
Kunjungan Kaperwil Media Nasional Indoglobenews Eri Widosen, tentang kemitraan Media
-
Pertolongan Korban Gempa Cianjur di Desa Terisolir, Brimob Polri Evakuasi dengan Tandu
-
Bea Cukai Batam, Berhasil Kumpulkan Penerimaan Negara Sebesar Rp 4,94 Triliun pada 2022,Optimis capai Target 2023
-
PPITTNI Tabagsel Lakukan Zikir Akbar Wilayah Bersama Dewan Guru
-
Pesan Bupati Pinrang Irwan Hamid Di 2 Tanah Suci Mekkah & Madinah Pada Pelepasan 70 Jamaah Umroh; Jaga Kondisi Kesehatan
-
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka Positif Covid-19
-
Tinjau Samsat Manado, Dirjen Bina Keuda Apresiasi Inovasi Samsat di Sulawesi Utara
-
Buka Open Tournamen PB V Koto, Armansyah ST : Junjung Tinggi Sportivitas Dalam Meraih Prestasi
-
Kemendes PDTT Gelar Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pegawai

