REAKSIMEDIA.COM | Batang – Kepolisian Sektor Subah dibantu Satreskrim Polres Batang berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku pencurian spesialis rumah kosong.
Diduga pelaku berinisial AK Warga Kecamatan Subah Batang. Pelaku ditangkap pada Kamis 21 Juli 2022 sore saat berada di sebuah kafe pantura alas roban.
Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto melalui Kapolsek Subah AKP Sugiyanto menjelaskan kejadian pencurian terjadi pada Senin tanggal 11 Juli 2022 sekira pukul 16.30 WIB di rumah warga Desa Tenggulangharjo Subah.
“Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan cara berkeliling kampung berpura pura bertamu dengan cara mengetuk pintu, jika tidak ada jawaban sudah dipastikan rumah kosong. Lalu, pelaku masuk ke dalam mengambil barang,” ungkap Kapolsek Subah AKP Sugiyanto pada Senin (25/7/2022).
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda motor yang digunakan tersangka sebagai sarana kejahatan, 2 telepon genggam, 1 buah Dus Box Handphone dan sisa uang hasil curian
AK mengakui perbuatannya, hasil kejahatan digunakan untuk foya-foya dan judi.
“Tersangka dijerat dengan pasal 362 atau 363 tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandas Kapolsek Subah AKP Sugiyanto. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: batang
-
Sambut Hari Bakti Kesehatan Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 76, Polres Mukomuko Gelar Donor Darah dan Vaksinasi
-
1000 Vaksin, Sinergi TNI AD dengan Kimia Farma
-
Bakamla RI Perkuat Sinergi dengan Turkish Coast GuardÂ
-
Kepedulian SMA NEGERI 1 Cibinong Kabupaten Bogor Terhadap Warga Sekitar Lingkungan Sekolah
-
Polda Sulsel Gelar Jumat Curhat, Dengar Aduan Masyarakat
-
Buka Muktamar Rabithah Alawiyah, Wapres Ajak Ulama Kuatkan Akidah dan Ekonomi Umat
-
Kesan dan Pesan Para Peraih Penghargaan Adhi Makayasa TNI-Polri
-
Kemendes, Kemendagri dan Kemenkeu Sepakati Melengkapi Aturan PMK Nomor 81 Tahun 2025
-
Tim TABUR Kejaksaan Agung Berhasil Amankan Buronan Tersangka Tindak Pidana Korupsi dalam Kegiatan Penyaluran Kredit Petani pada BRI Cabang Kabanjahe
-
Disintegrasi Perekonomian Terjadi di Daerah Akibat Tak Serius Garap Keunggulan Bangsa di Sektor Maritim

