REAKSIMEDIA.COM | Demak – Polres Demak menangkap Abdul Latief (22) dan Rustam (35), keduanya warga Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, yang di duga memproduksi bubuk obat mercon.
Mereka ditangkap pada hari Jumat (29/4), saat membuat obat mercon di sebuah lahan kosong yang berada di Desa Turitempel, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
Selain Abdul Latief dan Rustam, ada tiga tersangka lainnya yakni AS, MK, dan MR yang masih dalam buronan petugas. Mereka lari saat mengetahui petugas datang ke lokasi pembuatan obat mercon.
“Mereka dijerat dengan Pasal 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” kata Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono dalam konferensi pers di Mapolres Demak, Sabtu (30/4/2022).

Budi mengatakan, penangkapan bermula dari laporan masyarakat soal dugaan produksi obat mercon di wilayah setempat.
“Mendapat informasi ini, polisi langsung mendatangi lokasi dan menangkap satu pelaku atas nama Abdul Latief yang sedang mengangkat bubuk obat mercon selanjutnya selang satu hari menangkap pelaku atas nama Rustam dan mengamankan barang bukti,” ungkapnya.
Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat dengan Nopol H 2479 AQE, 40 kilogram bubuk obat mercon, 1 timbangan Bebek, 2 ember besar, 2 buah centong nasi, 1 gunting, 1 piring dan 1 corong kecil. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: demak
-
Polsek Lembang Sosialisasi Dampak Negatif Kenakalan Remaja Ke Sekolah
-
Personil Koramil 428-02 Ipuh Dan Polsek Ipuh Turun mengamankan Demo Warga Di PT DDP Mukomuko
-
Tinjau Pasar Bululawang, Presiden Jokowi: Inflasi Terkendali, Pasokan Banyak
-
Cegah Abrasi, Polsek Cepiring Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Utara
-
Dukung Program Pencegahan Covid-19, Polres Tolikara Gencar Laksanakan Patroli dan Berikan Imbauan
-
Jelang Bulan Suci Ramadhan, Satgas Ops Pekat Tinombala Grebek Arena Judi Sabung Ayam
-
Rumah BUMN Lubuk Pakam: Telkom Indonesia Ubah Kantor Menjadi Tempat Pembinaan UMKM
-
BAPAN Kepri Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Dana Pasca Tambang Rp168 Miliar, Minta Presiden Prabowo Turun Tangan
-
Aksi Cepat Tanggap Yonif Raider 300/Bjw Atasi Bencana Gempa di Cianjur
-
Jumlah Pasien Dirawat di Rumah Sakit Turun, Strategi Isoman dan Isoter Perlu Lebih Efektif

