REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Polres Mukomuko menegaskan komitmennya dalam menangani secara profesional laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di arena Grasstrack Desa Bumi Mekar Jaya, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko.
Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/48/V/2026/SPKT/Polres Mukomuko/Polda Bengkulu dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Minggu, 03 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB saat berlangsung perlombaan grasstrack. Korban diketahui seorang laki-laki berinisial YM. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam laporan, insiden bermula ketika motor yang dikendarai korban mengalami gangguan sehingga kehilangan kendali dan mengenai salah seorang penonton di sekitar lintasan.
Meski sempat hampir terjatuh, korban tetap melanjutkan perlombaan. Namun pada putaran berikutnya, korban mengaku dilempar botol oleh salah satu penonton. Situasi kemudian memanas ketika korban berhenti untuk mempertanyakan tindakan tersebut hingga terjadi cekcok yang berujung dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.
Dalam laporan yang diterima pihak kepolisian, disebutkan pula adanya dugaan keterlibatan seorang oknum anggota Polri berinisial FK yang bertugas di Polres Mukomuko.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mukomuko Riky Crisma Wardana menegaskan bahwa Polres Mukomuko akan menangani perkara tersebut secara objektif, profesional, dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Terkait laporan dugaan pengeroyokan yang terjadi di arena grasstrack Desa Bumi Mekar Jaya, kami pastikan proses penanganannya dilakukan secara objektif dan profesional. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat,” ujar AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K, Jumat (8/5/26).
Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Mukomuko tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap pihak mana pun apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum.
“Kami tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum. Siapa pun yang terbukti bersalah, baik masyarakat sipil maupun oknum anggota Polri, akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Institusi Polri berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui penegakan hukum yang adil dan profesional,” tegas AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K.
Saat ini perkara tersebut masih dalam tahap penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik Polres Mukomuko guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
Tak Pandang Bulu, Polres Pekalongan Komitmen Tindak Tegas Perjudian
-
Paska Meninggalnya Faldi, 17 Personil Polres Parimo Diperiksa dan 15 pucuk Senpi Diamankan
-
Danrem 174/ATW Merauke Buka Latihan UST Kompi Yonif 757/Ghupta Vira TA. 2022
-
Panglima Koops Udara Nasional Beri Pengarahan di Lanud Sultan Hasanuddin
-
Wilayah Hukum Polsek Cwi Polres Bogor Giat Pengaturan lalin pagi ,Di SDN Ciawi Personil Bhabinkamtibmas Desa Bendungan Bantu Menyebrangkan Pelajar dan Pengguna Jalan Lainnya
-
Upaya Paksa, KPK Tangkap Gubernur Papua ‘Langsung Diterbangkan Ke Jakarta’
-
Pendidikan Collegium Based akan Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis
-
Riset Unmul: Peningkatan Transparansi Informasi dan Komunikasi Diperlukan Untuk Hindari Konflik di IKN
-
Pemeriksaan Ranmor Dinas, Senpi dan Amunisi Jajaran Polres Pekalongan oleh Tim Slog Polri
-
Kementerian PUPR Terus Dorong Peran Wanita Dalam Pembangunan Infrastruktur

