REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Salah satu program dalam kurikulum merdeka belajar khususnya yang berkaitan dengan kegiatan kulikuler pada SMAN 1 Mukomuko menggangkat tema kearifpan lokal mukomuko.
Salah satu kearifan lokal yang dijadikan Projek Penguatan Profil Pancasila (P5) adalah mensosialisasikan dan mempraktekan Seni Tari Sakora dengan melibatkan pelatih/instuktur pelaku Seni Tari Gamat yang tergabung dalam Sanggar Seni Gamat Awak.
Adapun tujuan diangkatnya Tari Sakora yang merupakan tradisi lama kota mukomuko adalah untuk mengangkat kembali tradisi yang hampir hilang di Bumi Kapuang Sati Ratau Batuah.
Kegiatan yang dilaksanakan selama lebih kurang 2 bulan (16 kali pertemuan) terdiri dari para siswa kelas 10 yang berasal dari 9 rombel (sekitar 300 siswa) yang diberikan beberapa materi antara lain, mengenal sejarah dan jenis Tari Sakora, kemudian memberikan pelatihan dasar sampai siswa siswi bisa mempratekkan beberapa jenis Tari Sakora yaitu, Tari Sepaya dan Tari Mak Inang, Asemment produk kegiatan dan ditutup dengan panen karya produk yang ditampilkan secara terbuka dengan melibatkan siswa sebagai objek produk, Dewan Guru baik selaku koodinator dan Fasilisator kelas dan seluruh dewan guru di SMAN 1 Mukomuko, kru Sanggar Seni Gamat Awak, Komite Sekolah, perwakilan orng tua serta seluruh siswa SMAN 1 Mukomuko.

Dalam sambutannya Plh SMAN 1 Mukomuko Sisrieni Spd MM menyampaikan harapan agar produk dari kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang kearifan lokal khusunya Tari Sakora khususnya kepada siswa kelas 10 dan kepada seluruh pelajar disekolah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sanggar Seni Gamat Awak yang telah ikut andil dalam kegiatan Projek Pemantapan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Mukomuko,” ucap Kepsek SMAN 1 Mukomuko Sisreni.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komite Hendra Cipta dan Kacabdin Provinsi Bengkulu Wilayah IV Mukomuko Medi Hartono Mpd yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut.

Selanjutnya dalam sambutan dari Pembina Sanggar Seni Gamat Awak Drs Ruslan Mpd juga mengucapkan terima kasih kepada pihak SMAN 1 Mukomuko atas kepercayaan yang diberikan kepada Sanggar Seni Gamat Awak Kabupaten Mukomuko dibawah Asuhan Guspar SE.
“Semoga tradisi Tari Sakora Kota Mukomuko kedepannya lebih eksis dan semakin diminati dari seluruh kalangan, sehingga cita cita komunitas Sakora Mukomuko untuk menjadikan seni tradisi Sakora menjadi warisan budaya Tanpa
Benda yang pada saat ini sedang dalam proses pengajuan di Balai Budaya dan Cagar Budaya wilayah 7 ditingkat nasional,” ujar Ruslan.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
Komisi I DPRD Pinrang Menindaklanjuti Proses Pemekaran Desa Mattiro Ade
-
Segera Rampung, Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Siap Terima Tamu KTT G20
-
Ali Kalora dan Ikrima tewas dalam kontak tembak dengan satgas Madago Raya
-
Ingin Wilayahnya Tetap Aman, Polsek Tompobulu Gowa Gencarkan Patroli Blue Light
-
Warga Cileungsi Hendak Tanam Pohon Pisang Temukan Ranjau Darat, Polsek Cileungsi Dan Gegana Polri Polda Jabar Lakukan Pengamanan
-
Polres Mukomuko Gelar Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2023”, Kapolres: Hindari Bermain Petasan dan Kembang Api Serta Konvoi di Jalanan
-
Kapolres Pinrang Sambut Kunjungan Tim Supervisi Biro Rena Polda Sulsel
-
Mendes Tandatangani Keputusan Bersama, Kolaborasi K/L Percepat Pembangunan Fisik KDMP
-
Bersama Masyarakat Pinrang; Bupati Pinrang Irwan Hamid Bersama Wabup H.Alimin, MSi Melepas Ratusan Peserta Pawai Takbir 1 Syawal 1445 H
-
Dukung Vaksinasi Massal, Sinergitas 13 Tim Medis di Gowa Saling Dukung Dalam Percepatan Vaksinasi


