REAKSI MEDIA.COM | Kabupaten Tangerang – Pekerjaan Proyek Sarana Air Bersih (SAB) di Desa Kramat Rt 005 Rw 011 Kecamatan Pakuhaji diduga menggunakan Panel Listrik Second dan begitu juga isi di dalamnya, di duga tidak sesuai RAB yang sudah di tentukan Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang. Rabu (28/07/2021).
Proyek yang sudah dianggarkan Dinas Pemukiman Perumahan Rakyat dan Pemakaman agar terealisasi sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan seharusnya pekerjaan tersebut terselesaikan dengan baik sesuai dengan Prosedur dan tetap dijaga Quantity nya.

CV BERKAH DOA IBU selaku kontraktor Proyek Sarana Air Bersih (SAB) saat pertama kali dikonfirmasi wartawan Reaksi Media melalui Via Whats App menyatakan, bahwa pekerjaan yang dilaksanakan prusahaannya selalu mengikuti aturan dan sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB),” Pungkas Yaman.
Namun Fakta dilokasi di duga adanya kejanggalan matrial panel listrik dan isinya dengan menggunakan Box panel serta Magnetik sircuit kontaktor Second dengan Merk MEC, ketidak sesuaian matrial yang terpasang diduga pelaksana pekerjaan sudah melalaikan aturan.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut Yaman selaku pelaksana pekerjaan tersebut memblokir Nomer Handphone awak media hingga saat ini belum ada tanggapan dan sulit ditemui.
Laporan : Joni & Sari. G
Tags: kabupaten tangerang
-
HUT ke-71 Airud, Polres Batang Sumbang Puluhan Kantong Darah ke PMI
-
Operasi Keselamatan Candi 2022, Warga Antusias Ikuti Vaksinasi
-
Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Sidang Pankar Jabatan Perwira
-
Masuki 7 Besar, Bupati Tapanuli Selatan Berharap Desa Aek Sabaon Dapat Raih Prestasi di Tingkat Provinsi
-
Cabuli Anak Tiri, Ayah Bejat di Tangerang Ditangkap Polisi
-
Bakamla RI Lepas Kepulangan Vietnam Coast Guard
-
Isi Akhir Pekan, Wapres Olahraga Jalan Pagi di TMII
-
Sinergitas Kadisdikbud Pinrang Bersama OPD Kunker di Mattiro Sompe
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Menyambut Baik Kedatangan Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Kunjungi Kampung Halaman
-
Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas Layanan Pelaku Parekraf di Lombok

