REAKSIMEDIA.COM | Sleman – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar melaunching Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (Bumkalma) Kabupaten Sleman dengan simbol pemukulan gong sembilan kali.
Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini menuturkan bahwa dipilihnya angka sembilan merupakan simbol perjuangan merevisi masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun dalam satu periode.
“Saya pukul gongnya sembilan kali, bentuk perjuangan periode lurah jadi 9 tahun,” ujarnya saat launching Bumkalma Kabupaten Sleman di Puri Mataram, Jumat (18/11/2022).
Pukulan gong sembilan kali oleh Gus Halim sontak disambut tepuk tangan puluhan lurah yang hadir.
Untuk diketahui, perubahan masa periode kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun dalam satu periode merupakan gagasan Gus Halim.
Gagasan ini tidak menambah masa jabatan maksimal, hanya mengubah periodisasinya.
Hal ini dinilai Gus Halim lebih efektif untuk membangun desa karena konflik yang selalu muncul pascapemilihan kepala desa.
“Masa jabatan kepala desa 6 tahun kepala desa memang terlalu pendek. Karena konflik benar-benar terjadi di seluruh desa pascapemilihan kepala desa,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY tersebut.

Gagasan ini mendapat dukungan dari kepala desa se Indonesia. Meskipun demikian, sifatnya masih usulan sehingga kepala desa maupun lurah harus tetap fokus untuk menyelesaikan tugas.
Selain periode kepala desa, Gus Halim juga mengusulkan sistem lumpsum untuk pertanggungjawaban Dana Operasional Pemerintah (DOP) desa yang bersumber dari dana desa.
Hal ini bertujuan agar tidak memberatkan kepala desa dengan dana operasional yang dikeluarkan.
“Ini sifatnya usulan karena yang berwenang Kemendagri. Kalau saya yang punya wewenang pasti sudah saya putuskan tiga bulan lalu,” pungkasnya.
Laporan : Suryadi
Sumber : Ria/Kemendes PDTT
Tags: Sleman
-
Pacu Percepatan Kesiapan Peresmian Provinsi Papua Pegunungan Kemendagri Terjunkan Tim Pengawalan DOB
-
Sidang Praperadilan Memanas, Setelah Ahli Hukum Pidana Menegaskan Penetapan Tersangka Cacat Formil dan Prematur
-
Dalam Aksi Demo, HMI Cabang Bogor Meminta Kadis PUPR Kabupaten Bogor Segera di Copot
-
Sekjen Kemendagri Sebut Indonesia Negara Paling Progresif Terapkan Politik Desentralisasi
-
TNI Dukung Kejagung Dalami Peran Marcella Santoso terkait Konten Negatif terhadap UU TNI
-
Perkuat Kolaborasi Trilateral, Bakamla RI dan SPCG Temui APMM
-
Lestarikan Kekayaan Alam Sumatera, Wapres Tanam Bibit Pohon Kapur Barus
-
Personil Polres Bogor Polda Jabar Laksanakan Razia Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah
-
Motivasi Semangat Belajar, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bagikan Buku Tulis Gratis Kepada Anak-AnakĀ
-
Cegah Penyebaran PMK, Babinsa Sananwetan Dampingi Vaksinasi Hewan Ternak di Wilayah Binaannya


