Rakor Covid-19 Kabupaten Mukomuko, Dandim 0428/MM : Percepatan Vaksinasi Di Kabupaten Mukomuko Harus Sukses

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Satgas Covid-19 Mukomuko dengan jajaran Forkopimda menggelar Rakor Percepatan Vaksinanasi bersama OPD Terkait Dan Seluruh Camat Se Kabupaten Mukomuko Secara Virtual, diruang Rapat Bupati Mukomuko, Rabu (23/2/22).

Bupati Mukomuko dalam Rakor tersebut menyampaikan,” Kabupaten Mukomuko mendapat dukungan vaksin berjenis astrazeneca sebanyak 19.000 dosis dari pemerintah provinsi Bengkulu yang harus segera dilaksanakan kegiatan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko yang belum divaksin ke dua, dimana jenis vaksin ini diperuntukan untuk orang dewasa Usia 18 tahun ke atas dan untuk lansia vaksin ini harus segera didistribusikan ke wilayah-wilayah dan segera dibagikan untuk dilaksanakan kegiatan vaksin, karena vaksin ini untuk expired 5 hari, jadi perlu segera dengan cepat dapat dilaksanakan kegiatan vaksinasi di semua wilayah Kabupaten Mukomuko,” ungkap Bupati.

Bupati juga meyebutkan,” bersamaan dengan HUT ke-19 Kabupaten Mukomuko, kita juga harus tetap melaksanakan tugas untuk program vaksinasi, dengan sasaran target 19000 Dosis, implementasikan tugas ini untuk ke depan, serta kita harus tetap memberikan dukungan kepada tim tenaga kesehatan turut diperhatikan, masalah mobilisasi dan berikan rangsangan untuk masyarakat agar menambah animo untuk bisa melaksanakan vaksin, kegiatan vaksinasi di luar jam kerja atau hari Sabtu dan Minggu tetap diperhatikan, untuk akomodasi tenaga kesehatan dan kita sebagai Satgas covid 19 Kabupaten Mukomuko segera menyatukan persepsi dan arahan serta dibutuhkan juga strategi untuk mempercepat pendistribusian dan pelaksanaan vaksin, saya minta kepada pemerintah daerah/ Sekda, kecamatan dan desa, semua harus ada kartu vaksin kalau ada yang belum vaksin agar segera di perintahkan divaksin, harus ada bukti penyerahan surat keterangan sudah divaksin untuk karyawan ASN ataupun non ASN, kalau yang belum vaksin untuk gaji dan tunjangannya ditunda sampai yang bersangkutan divaksin terlebih dahulu, dan untuk masalah dukungan anggaran di ambil dari dana BTT di setiap OPD agar menggunakan dana yang ada untuk kegiatan vaksinasi, ini sekali lagi untuk para OPD untuk menahan gaji honorer bagi pegawai honorer ASN dan non ASN ditunda gajinya sampai bukti vaksin diserahkan Sekretaris Daerah berkoordinasi dengan BKD karena di lingkungan pemerintah sendiri masih ada yang belum terpaksin di level Camat dan desa semua masyarakat yang dapat bantuan harus ada kartu vaksin, ini untuk segera dilaksanakan,” tegas Bupati.

Hal senada juga disampaikan Komandan Kodim 0428/MM Letkol Czi Rinaldo Rusdi yang juga Wakil Ketua Satgas Kabupaten Mukomuko, mengatakan,” banyak tugas yang harus diselesaikan, karena kita mendapat kiriman vaksin jenis Astrazeneca untuk Dosis 2, kalau kita merujuk ke surat edaran Gubernur terkait percepatan vaksinasi ini ada beberapa hal yang menjadi masukan antara lain, memerintahkan kepada para OPD dan Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Desa untuk diberikan tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan vaksin bagi masyarakat yang belum di vaksin dan di jajaran pemerintah juga adakan pengecekan kepada para karyawan di Kecamatan atau di desa yang belum di vaksin dan harus disertakan bukti atau kartu vaksin,” papar Dandim

Baca juga:  Penyerahan Tersangkan dan Barang Bukti Tiga Orang Tersangka Perkara TIPIKOR Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan Tahun 2019 Sampai 2021

Lebih lanjut Dandim mengatakan,” tentunya banyak yang harus kita laksanakan sesegera mungkin, adakan koordinasi dengan para Babinsa, bhabinkamtibmas, Koramil, Polsek dan Pemerintah Kecamatan serta Desa, agar menginventarisir masyarakatnya yang belum divaksin dan untuk mempercepat kegiatan ini adakan strategi yang berbasis vaksin, dan tenaga vaksinator harus digerakkan semua perlu dengan akselerasi mengejar target waktu di 5 hari ini, 19.000 dosis vaksin minimal diatas 50% harus terealisasi, adakan tim mobile dari dinas kesehatan terkait koordinasi dengan TNI-Polri untuk keliling mengecek dan melihat pelaksanaan kegiatan vaksinasi,” ujarnya.

Selain itu Wakil Ketua Satgas ini juga mengatakan,” Untuk para camat dan kepala desa diharapkan lebih proaktif mendata warga yang belum divaksin dan yang sudah siap di vaksin agar segera difasilitasi dan dijemput, untuk Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan harus siap siaga, ada yang standby dan ada yang mobile serta sanksi penangguhan semua yang bersumber dari APBD seperti pemberian Honor atau gaji ASN dan non ASN harus ada bukti vaksin, dan diingat diingatkan kembali bahwa dosis vaksin jenis astrazeneca ini diperuntukkan masyarakat atau orang dewasa 18 tahun ke atas ataupun lansia,” pungkasnya.

Kegiatan rapat ini bertujuan agar jajaran satuan tugas covid-19 di adakan kerjasama yang kuat dan pelaksanaan yang sangat mendesak karena pendistribusian 19.000 dosis vaksin dengan masa pakai batas 5 hari dan harus segera dilaksanakan kegiatan vaksinasi.

Pencapaian yang ditargetkan pemerintah adalah 100 % agar semua masyarakat kabupaten Mukomuko seluruhnya melaksanakan vaksinasi agar terhidar dari virus covid-19 dan akan lebih melindungi seluruh masyarakat memiliki immunal yang baik sebagai antibody melawan virus covid-19.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Mukomuko, Dandim 0428/MM, Kapolres Mukomuko,
Kajari Mukomuko, Sekda, Para Asisten Bupati, Kadinkes, Kasat POL PP, Kadis PMD, Kepala BPBD Mukomuko, Kabag Hukum dan para OPD Dan Camat Se Kabupaten Mukomuko secara Visual.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Sumber : Unit Intel Kodim 0428/MM

Tags: