REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Transmigrasi menyiapkan Festival Transmigrasi di Kawasan Transmigrasi Rempang, Kepulauan Riau, sebagai panggung nasional untuk memperkenalkan potensi ekonomi kawasan transmigrasi kepada investor. Salah satu agenda utamanya adalah Festival Kopi Kawasan Transmigrasi, yang akan menampilkan kopi serta berbagai produk unggulan hasil transmigrasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, festival tersebut bukan sekadar ajang promosi produk, melainkan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem investasi di kawasan transmigrasi.
“Nanti kita kemas menjadi Festival Transmigrasi. Di dalamnya ada Festival Kopi dan berbagai kegiatan lainnya,” kata Menteri Iftitah di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta, Kamis (9/7).
Menurut Menteri Iftitah, paradigma transmigrasi kini telah berubah. Pemerintah tidak lagi hanya berfokus pada perpindahan penduduk, tetapi mengembangkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, melahirkan industri, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Orang mengikuti program transmigrasi harapannya hidup lebih baik. Di sana nanti ada industri yang menghasilkan pendapatan, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat dan menghasilkan nilai tambah bagi negara,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah Festival Transmigrasi yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober mendatang, kawasan Rempang kini tengah dipersiapkan secara menyeluruh. Penataan dilakukan melalui penghijauan kawasan, pembenahan fasilitas balai, penyediaan ruang publik, hingga berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat agar kawasan siap menyambut investor, pelaku usaha, mitra strategis, serta tamu dari dalam maupun luar negeri.
Festival Transmigrasi dirancang bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai etalase investasi yang mempertemukan potensi kawasan transmigrasi dengan dunia usaha. Melalui festival ini, para investor akan diperkenalkan pada beragam peluang investasi berbasis komoditas unggulan, industri pengolahan, hingga pengembangan kawasan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selain menghadirkan Festival Kopi, berbagai produk unggulan hasil transmigrasi dari seluruh Indonesia juga akan dipamerkan untuk memperluas akses pasar sekaligus memperlihatkan bahwa kawasan transmigrasi telah berkembang menjadi pusat produksi yang memiliki daya saing dan nilai tambah tinggi.
Melalui Festival Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi ingin menunjukkan bahwa kawasan transmigrasi tidak lagi identik hanya sebagai kawasan permukiman baru, melainkan telah bertransformasi menjadi tujuan investasi yang menawarkan peluang bisnis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan negara. (hlv)
Sumber : Tim Kementerian Transmigrasi
Tags: jakarta
-
Kanit Buser Polres Pinrang Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Kecamatan Suppa
-
Agar Berjalan Dengan Lancar Dan Aman, Babinsa Koramil 1710-04/Tembagapura Hadiri Dan Amankan Jalannya Acara Adat Bakar Batu
-
Hari Bhakti Transmigrasi Ke-74, Wamentrans Viva Yoga: Transmigrasi Hadir Untuk Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat Dan Keadilan
-
BEM Universitas Udayana Mendukung Upaya Penegakan Hukum Kejaksaan RI terhadap Penanganan Perkara Korupsi Dana SPI Universitas Udayana
-
Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2021, Kementerian PUPR Tekankan Implementasi Ekonomi Sirkular dalam Upaya Pengurangan Emisi Karbon
-
Mendagri Sebut Sejumlah Syarat Kepemimpinan Kepala Daerah yang Kuat
-
Kecamatan Lubuk Pinang Tuntaskan Lomba Desa, Lubuk Gedang Juara Pertama
-
Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan
-
Antisipasi Omicron, Ratusan Personil Polda Jateng Jalani Tes Swab
-
Pupuk Kebersamaan dan Jalin Silaturahmi, Personel Denzibang 1/Stg Olahraga Bersama Warga Tanjung Sari

