REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Bertempat di Gedung Pusat Penerangan Hukum, Kejaksaan Agung, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Dr. Ketut Sumedana menerima audiensi dengan Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana, dalam rangka memberikan dukungan terhadap penanganan perkara dugaan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) Universitas Udayana Bali.
Adapun perkara tersebut ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Bali yang sampai saat ini telah menetapkan empat orang Terdakwa. Praktik korupsi yang dilakukan oleh para Terdakwa dilakukan pada proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Udayana Tahun Akademik 2018 s/d 2022. Berdasarkan hasil penyidikan, kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan tersebut yakni senilai Rp335 miliar.

Dalam kesempatan ini, Ketua BEM Universitas Udayana I Putu Bagus Padmanegara menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan RI, khususnya Kejaksaan Tinggi Bali dalam penanganan perkara dugaan korupsi dana SPI Universitas Udayana.
“Kami mendukung penuh langkah Kejaksaan dalam upaya menuntaskan kasus dugaan korupsi dana SPI Universitas Udayana. Kami siap menjadi garda terdepan dalam membela kebenaran dan kepentingan khalayak umum,” ujar Ketua BEM Universitas Udayana.
Ketua BEM Universitas Udayana berharap Kejaksaan RI dan Kejaksaan Tinggi Bali terus berada di jalur yang tepat dalam proses penanganan perkara dugaan korupsi dana SPI Universitas Udayana.
“Jangan sampai ada upaya intervensi dari koruptor atau pihak-pihak lain dapat mengganggu proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Kami menentang modus penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan,” imbuh Ketua BEM Universitas Udayana.

Menanggapi hal tersebut, Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang disampaikan oleh BEM Universitas Udayana. Kemudian, Kapuspenkum menyampaikan bahwa penegakan hukum Kejaksaan dilakukan tanpa pandang bulu, khususnya dalam penanganan perkara korupsi.
“Dukungan masyarakat atau dukungan publik sangat berarti bagi Institusi Kejaksaan dalam rangka mempertahankan tingkat kepercayaan publik, terutama dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia,” pungkas Kapuspenkum.
Laporan : Hotma
Sumber : Kepala Pusat Penerangan Hukum
Tags: jakarta
-
Polres Demak Gelar Sertijab, Satu Pejabat Utama dan Empat Kapolsek Diganti
-
Peduli Kebersihan Lingkungan, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Mesin Potong Rumput Kepada Warga
-
Wakil Bupati Tanggamus Hadiri Kegiatan Launching SIAP Qris Pusaka di Halaman Bank Lampung
-
Bupati Agam Sumatera Barat Hadiri Pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah
-
Gus Halim: Pemahaman Akar Sejarah Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa
-
Menanamkan Rasa Cinta NKRI, TNI Berikan Wasbang Di SMAN 1 Manggis
-
Libur Lebaran 1444 H, Perumda Tirta Kahuripan Bogor Tetap Siaga
-
Cegah Penularan Covid-19, Kemendagri Salurkan Bantuan Masker ke FKUB Provinsi Papua
-
Bentuk Penghormatan Kepada Para Pahlawan, Dandim 0428/MM: Kibarkan Bendera Merah Putih di HUT RI ke 78
-
Seleksi CASN PPPK, Polsek Tulis Lakukan Pengamanan

