REAKSIMEDIA.COM | Slawi – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria hadiri Dialog Interaktif Diseminasi Informasi kepada Masyarakat dalam rangka Bupati Tilik Desa di Desa Trayeman, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (5/11/2025).
Bupati Tilik Desa merupakan program Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan Wakil Ahmad Kholid.
Wamendes Ariza mengatakan, kehadirannya ke Desa Trayeman merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita yang keenam yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah, Untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Karena sejatinya, desa adalah pondasi utama bangsa,” kata Wamendes Ariza.
Olehnya, Pemerintah terus menggenjot berbagai program strategis yang langsung menyentuh kehidupan rakyat di desa. Pertama, Program Makan Bergizi Gratis.
Program ini bukan sekadar memberikan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa.
Bahan-bahan makan bergizi akan disuplai dari hasil panen petani lokal, peternak, dan nelayan desa, sehingga uangnya berputar di desa, bukan keluar
dari desa.
“Kami mendorong berdirinya Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di desa-desa Kabupaten Tegal. Koperasi ini menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk bersatu, berproduksi, dan berdaulat secara ekonomi,” kata Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Melalui koperasi, petani, pengrajin, dan pelaku UMKM desa dapat memperoleh akses permodalan, pelatihan, hingga pasar yang lebih luas.
Wamendes Ariza juga memaparkan jika Pemerintah juga mendorong desa-desa untuk menjadi desa tangguh pangan dan energi. Artinya, desa mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri Diversifikasi pertanian seperti tanam padi, palawija, hortikultura, dan peternakan.
Kemudian penggunaan pupuk organik, pupuk kompos, dan teknologi ramah lingkungan. Selanjutnya, pemanfaatan energi terbarukan desa seperti biogas, PLTMH, dan solar cell untukkebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.
“Nantinya Desa tidak hanya mandiri secara ekonomi, tapi juga berkelanjutan secara ekologi,” kata Wamendes Ariza.
Program lainnya seperti Sekolah Rakyat dan ini adalah salah satu bentuk dari Penguatan SDM Desa. Lewat program Sekolah Rakyat dan program pendidikan lainnya, pemerintah ingin memastikan setiap warga desa, terutama anak muda dan perempuan, memperoleh kesempatan belajar dan keterampilan praktis, mulai dari pertanian modern, kewirausahaan, digitalisasi desa, hingga pengelolaan BUMDes.
Wamendes Ariza mengajak seluruh masyarakat desa untuk aktif bercocok tanam, hidupkan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan, mulai
dari jalan desa, kebersihan lingkungan, hingga kegiatan sosial.
“Dukung BUMDes dan koperasi agar menjadi motor ekonomi desa. Dan dorong anak-anak muda desa untuk berinovasi, menjadi wirausahawan muda desa yang membawa perubahan,” ujar Mantan Anggota DPR RI ini.
Wamendes Ariza juga menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh warga desa saat sesi Dialog Interaktif.
Turut hadir dampingi Wamendes Ariza, Direktur Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaaan Dwi Rudi Hartoyo.
Sumber : Firman/Humas Kemendes
Tags: Slawi
-
Tersangka Spesialis Penggelapan Mobil Rental Dibekuk Polsek Gemuh
-
Wujud Polri Peduli Kemanusiaan ! Polda Jambi dan Jajaran Bantu Korban Kebakaran di Tanjabtim
-
Fadli Sulaiman Kembali di Lantik Sebagai Keuchik Gampong Pasir Putih Kedua Kalinya
-
Telah Berjalan 7 Tahun, Usaha Kue Semprong Mbak Siti Butuh “Perhatian” Pemerintah
-
Panglima TNI: Jangan Ada Ego Sektoral dan Tumpang Tindih Perintah
-
Staf Teritorial Kodim 1710/Mimika Bersama Pramuka Saka Wira Kartika Latih PBB Untuk Upacara Pengibaran Bendera Kepada Siswa Baru SMPN 2 Mimika
-
Nyemplung Bareng Bersihkan Kali Rompang, Danrem 071/Wijayakusuma Lakukan Rakoor
-
Mutu Pendidikan dan Kesehatan Modal Pokok dari Kemajuan Bangsa
-
Ramadhan Nan Berkah, DPW MOI Provinsi Bengkulu Berbagi Kebahagiaan Dengan Warga
-
Ringankan Duka Warga, Anggota Satgas Pamtas Yonif 144/JY Bantu Pemakaman di Perbatasan


