REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Kabupaten Halmahera Utara (Halut) bergerak cepat mempersiapkan diri menyambut kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., yang dijadwalkan tiba pada Senin, 27 Oktober 2025.
Persiapan matang ini diputuskan dalam Rapat Kesiapan Kunjungan Kerja yang dipimpin langsung oleh Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, pada Minggu malam (26/10) bertempat di Restoran Dean, Desa Gosoma, Tobelo.
Kunjungan Menteri Amran Sulaiman ini disebut sebagai “perhatian besar” dari Pemerintah Pusat terhadap Halut, khususnya dalam pengembangan komoditas unggulan kelapa yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Inti dari kunjungan kerja Menteri Pertanian kali ini adalah meninjau langsung implementasi program hilirisasi kelapa di Halut, dengan titik fokus utama pada PT Niko, salah satu perusahaan pengolahan kelapa terbesar di wilayah Maluku Utara.
Bupati Dr. Piet Hein Babua menegaskan bahwa Menteri akan melihat sejauh mana industri pengolahan hasil kelapa di PT Niko berperan dalam mendorong perekonomian masyarakat lokal.
“Bapak Menteri ingin memastikan bahwa program hilirisasi benar-benar memberikan manfaat bagi petani kelapa dan membuka peluang ekspor,” ujar Bupati Piet Hein Babua.
Tim Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Bapak Alim turut mengonfirmasi agenda tersebut. Menurutnya, Menteri dijadwalkan mengunjungi kantor PT Niko dan pancang di Desa Birinoa untuk menyaksikan langsung proses pengambilan buah kelapa, penyortiran, serta pengolahan hingga menjadi produk siap ekspor.
“Bapak Menteri direncanakan tiba besok di Bandara Kuabang Kao sekitar pukul 11 siang. Kita perlu menyiapkan penyambutan hingga antisipasi kemungkinan beliau singgah di beberapa titik sepanjang perjalanan,” kata Bupati Piet Hein Babua dalam arahannya.
Dalam rapat itu, Bupati juga menyinggung tantangan serius yang dihadapi petani Halut, yakni serangan hama kelapa yang telah menjangkiti sekitar 10 persen dari total lahan produktif.

Rapat tersebut dihadiri lengkap oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf. Alex Donal Maritua Lumban Gaol, S.E., M.M., Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., Kajari Halut, Bambang Sunoto, S.H., M.H., dan Ketua DPRD Halut, Cristina Lesnussa.
Dalam pertemuan tersebut, Forkopimda bersama jajaran teknis membahas beberapa agenda penting yang akan disampaikan kepada Menteri, antara lain, Peremajaan kelapa di lahan berusia di atas 20 tahun, Perluasan lahan kelapa di wilayah potensial, dan Penyiapan akses produksi dari desa-desa perkebunan.
Ada satu hal yang menarik dalam agenda kunjungan Menteri Pertanian kali ini yang awalnya, Menteri juga dijadwalkan meninjau Pelabuhan Kontainer untuk melihat potensi ekspor langsung dari Halut, namun agenda itu urung dilakukan karena fasilitas ekspor kontainer masih dalam tahap pengembangan.
Sebagai gantinya, perhatian difokuskan sepenuhnya pada PT Niko, yang diminta untuk menampilkan kesiapan maksimal terkait proses produksi dan rencana ekspor kelapa dari Halmahera Utara
Sinergitas TNI–Polri Jadi Garda Depan Pengamanan
Salah satu poin penting dalam rapat tersebut adalah penegasan sinergitas TNI dan Polri dalam pengamanan kunjungan Menteri Pertanian RI.
Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf. Alex Donal Maritua Lumban Gaol, S.E., M.M., bersama Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., memastikan bahwa pengamanan akan dilakukan secara terpadu, solid, dan berlapis mulai dari kedatangan di Bandara Kuabang Kao hingga seluruh rangkaian kegiatan di lapangan.
“Kami sudah menyiapkan personel gabungan TNI dan Polri yang akan disebar di setiap titik strategis. Tidak hanya fokus pada pengamanan rute dan lokasi kunjungan, tetapi juga pada kelancaran arus lalu lintas dan keamanan masyarakat,” tegas Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu.

Hal senada disampaikan oleh Dandim 1508/Tobelo, “Sinergitas TNI-Polri di Halmahera Utara sudah sangat kuat. Kami bekerja bahu-membahu dengan Pemda agar seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Letkol Inf. Alex Donal Maritua Lumban Gaol.
Kesiapan pengamanan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Halut. Ia menilai kekompakan Forkopimda menjadi kunci sukses pelaksanaan kunjungan kerja Menteri Pertanian.
“Kita tunjukkan bahwa Halmahera Utara siap, aman, dan kompak. Sinergitas TNI–Polri bersama pemerintah daerah adalah wujud nyata kebersamaan dalam membangun daerah,” ujar Bupati Piet Hein Babua.
Untuk memastikan kelancaran seluruh agenda, pimpinan Forkopimda dijadwalkan bergerak bersama dari kediaman Bupati pada pukul 08.00 WIT menuju Bandara Kao. Penjemputan Menteri akan diwarnai penampilan tarian adat sebagai simbol penghormatan budaya.
Tim Kementerian Pertanian juga meminta agar media lokal dilibatkan dalam peliputan, dengan pengaturan agar kegiatan tetap tertib dan tidak mengganggu protokol.
Kunjungan yang padat dan singkat ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 14.30 WIT sebelum Menteri bertolak ke Ternate, diharapkan menjadi momentum emas bagi Halmahera Utara untuk mendapatkan dukungan konkret dari pemerintah pusat dalam mempercepat hilirisasi kelapa dan peningkatan kesejahteraan petani khususnya petani kelapa di kabupaten tercinta kita ini Halmahera Utara.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Antisipasi Kejahatan Pada Malam Hari, Polisi Intensif Patroli Wilayah Rawan
-
Beri Identitas Penduduk, Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Untuk Komunitas Adat Baduy Dalam Dan Baduy Luar
-
TMMD Sukses Bangun Kampung Bring, Danrem 172/PWY Resmi Tutup TMMD ke-124
-
Pecahkan Rekor MURI, Gowes Presisi Nusantara Tempuh Jarak 508 Km Kurang dari 24 Jam
-
BPBD Provinsi Bengkulu Gelar Sosialisasi KIE Rawan Bencana di Kabupaten Mukomuko
-
Jelang Idul Fitri 1445 H, Pemkab Tapanuli Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak
-
Mendagri Imbau Daerah Tak Bosan Jaga Stabilitas dan Kendalikan Inflasi
-
Pengendara Motor Tewas Terlindas Ban Truk Bak di Jalan Raya Mercedes Benz Cicadas Gunung Putri Kabupaten Bogor
-
Kapolres Aceh Timur: Target 70 Persen Vaksinasi Pasti Tercapai
-
Kemendesa PDTT Siapkan Data Untuk Mahasiswa RPL Desa

