Secara Virtual, Wakil Bupati Mukomuko Panen Raya Jagung Dengan Menteri Pertanian RI

REAKSIMEDIA.COM – Mukomuko, Bengkulu – Wakil Bupati Mukomuko Bengkulu, Wasri bersama Dinas Pertanian dan para petani jagung lakukan Panen Raya Jagung di Desa Rawa Bangun/SP 10 Kecamatan 14 Koto Kabupaten Mukomuko, dalam panen raya ini juga dilaksanakan secara serentak oleh Kepala Daerah dan petani di berbagai wilayah Indonesia secara virtual dengan menteri Pertanian RI DR.Yassin Sahril Limpo, Rabu (29/9/21).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Mukomuko Afriansyah MT yang dikonfirmasi seusai kegiatan tersebut, lebih lanjut mengatakan, panen jagung ini dari lahan seluas 50 hektar dan secara simbolis dilakukan panen jagung oleh Wakil Bupati bersama 30orang petani, kemudian di ikuti dengan zoom meeting dengan Menteri Pertanian RI bapak Yasin Sahril Limpo.

Dengan kegiatan ini semoga bisa memberikan motivasi kepada para petani jagung di Kabupaten Mukomuko untuk lebih giat menggalakkan penanaman jagung, kedepan petani di Kabupaten Mukomuko lebih meningkatkan hasil pertanian jagung ini khususnya jagung pakan, dengan melakukan alternatif penanaman jagung dilahan sawit yang sedang kosong atau yang sudah di reflanting, sambil menunggu sawit itu berbuah dan bisa juga di lahan sawah yang bisa ditanami jagung, disaat sebelum masuk musim tanam,” himbaunya.

Diharapkan produksi jagung di Kabupaten Mukomuko bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kedepan jagung yang berasal dari petani mukomuko ini bisa bersaing dipasar, terutamanya agar bisa diminati/ dibeli oleh pedagang dari Sumatera barat,” harapnya.

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko tetap memberikan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani melalui berbagai bantuan dan program untuk meningkatkan produksi petani di mukomuko.

“Kita sudah mengajukan bantuan bibit untuk ditanam oleh petani, selain itu kita upayakan pengadaan peralatan yang nantinya akan mempermudah petani untuk mengolah tanah,” ungkapnya.

Baca juga:  Hadiri Penilaian Akreditasi Puskesmas Muara Tais, Bupati Tapsel : Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Faktor hama juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung yang ditanam petani karena dalam umur jagung yang belum begitu tinggi banyak terdapat hama.

“Ini akan menjadi prioritas kami untuk membantu petani jagung dalam memberantas hama tersebut,” pungkasnya.

Selain itu harga pupuk yang mahal saat ini juga menjadi salah satu kendala bagi para petani untuk meningkatkan hasil panen yang optimal.

“Memang harga pupuk saat ini sangat tinggi, tetapi itu berdasarkan harga nasional yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah, akan tetapi kami tetap berusaha agar para petani bisa mendapatkan harga pupuk yang bersubsidi, nanti disaat kedatangan pupuk dari distributor yang masuk ke kios-kios yang ada disekitar kelompok tani agar bisa diambil oleh mereka, sehingga nantinya para petani itu tidak perlu dialihkan ke kecamatan lain,” ujarnya.

Diharapkan para petani untuk lebih bijak dalam menggunakan pupuk karena tingginya harga pupuk disaat ini, mensiasati penggunaan pupuk kimia dengan mengkombinasikan pupuk organik yang ada, seperti pupuk hewani dan pupuk nabati (kompos), gunakan pupuk kimia secara efisien dan seefektif mungkin, dalam dosis dan waktu yang tepat ” imbuhnya.

Dalam waktu dekat ini Dinas pertanian Kabupaten Mukomuko juga akan mengadakan kegiatan panen raya tanaman padi.

“Insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Minggu (2/10/21) di Desa Sumber Makmur/SP 8 Kecamatan 14 Kota dengan mengundang Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Bupati Mukomuko dan OPD serta FKPD yang ada dikabupaten Mukomuko,” tutup Afriansyah.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar.

Tags: