REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kejaksaan Negeri Mukomuko melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kepada pelajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 01 Mukomuko, Selasa (12/8/24).
Dalam kegiatan itu Kajari Mukomuko Yusmanelly SH MH melalui Kasi Intelijen Radiman SH menyebutkan bahwa sosialisasi penyuluhan hukum tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman terkait bahaya Judi online kepada generasi muda.
“Judi Online dapat menyerang siapa saja dan tidak memandang status ataupun usia dan saat ini sudah banyak masyarakat yang menjadi korban akibat bermain judi online, ada pengusaha, pelajar, aparatur negara, swasta dan lainnya, korban nya dari kaya menjadi miskin akibat terlilit hutang, dari sehat menjadi sakit/depresi & stres dan gila hingga bunuh diri, itu semua akibat bermain judi online dan telah banyak pelaku judi online yang ditangkap serta di proses secara hukum,” sebutnya.

Selain menyampaikan bahaya Judi Online, Kejari Mukomuko melalui staff intelijen serta Datun juga menyampaikan bermacam bentuk kenakalan remaja seperti Bullying, tawuran, larangan merokok dan himbauan untuk menghindari pergaulan yang tidak sehat yang dapat merusak masa depan para generasi muda.
“Dampak teknologi dari penggunaan HP Android memang memiliki dua sisi, sisi positifnya kita dapat berinteraksi dengan dunia digital dan akurasi informasi yang efektif, akan tetapi tekhnologi tersebut juga memiliki dampak negatif, kita dapat dengan mudah mendapatkan aplikasi aplikasi yang dapat merusak pola pikir dan tatanan kehidupan kita, maka untuk itu perlu edukasi yang intens dan masif kepada generasi muda kita agar tidak terjerumus kedalam sisi negatif dari penggunaan HP Android,” ungkapnya.
Kasi Intel Kejari Mukomuko juga menyebutkan bahwa perkembangan teknologi dari HP android, dikalangan generasi muda perlu pengawasan yang aktif dari para orang tua.
“Peran orang tua dan keluarga serta para guru disekolah didalam pengawasan penggunaan HP Android di kalangan generasi muda sangatlah penting, karena merupakan salah satu ruang lingkup hukum terkecil yakni sekolah dan keluarga yang merupakan benteng terdepan agar anak anak kita terhindarkan dan terjerumus kedalam Judi online,” paparnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Kejari Mukomuko dalam program Jaksa Masuk Sekolah untuk memberikannya Edukasi Bahaya Judi Online kepada anak didiknya disekolah tersebut.
“Terimakasih atas kehadiran Kejari Mukomuko disekolah kami, semoga edukasi yang disampaikan bermanfaat untuk anak anak kami agar terhindar dari bahaya Judi Online, dampak dampak bahaya Judi Online yang disampaikan kepada anak anak kami kedepannya dapat menjadi pemahaman baru, sehingga diharapkan nantinya anak anak kami dapat menjauh dari judi online,” tutupnya.
Tampak para pelajar disekolah tersebut sangat antusias mengikuti kegiatan JMS Kejari Mukomuko. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Sekolah dan para dewan Guru di sekolah tersebut.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Tanam Pohon Demi Kesejahteraan di Masa Depan, Satgas TMMD Ke-119 Kodim 0428/MM Ajak Warga Desa Lubuk Talang Peduli dan Cinta Lingkungan
-
Presiden Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Korban Gempa Cianjur
-
Gus Halim: Pancasila Menjadi Inspirasi Pembangunan Desa Berkelanjutan
-
Kapolsek Pegandon Lakukan Monitoring Vaksin di Wilayah Ngampel
-
Tentukan Arah Pembangunan Desa Tahun 2025, Pemdes Manjunto Jaya Gelar Musrenbangdes
-
Pesan Presiden Jokowi di Hari Anak Nasional 2021 : Tetap Semangat Belajar Meski Tidak di Sekolah
-
Desa dan Kota Kolaborasi, Mendes Yandri Optimis Ekonomi Indonesia Terus Meroket
-
Sekjen Kemendes Ajak Para Mitra Dukung SDGs Desa
-
Dukung Pemulihan Ekonomi Lokal, Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pasar Pon Trenggalek
-
Peringati HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Mendes PDTT Gelar Upacara di Perbatasan NTT

