REAKSIMEDIA.COM | Tanggamus – Para petani padi pekon/desa Martanda Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus keluhkan sulitnya untuk mendapatkan pupuk urea bersubsidi.
Harapan petani padi untuk mendapatkan hasil Panen yang maksimal kini hanya tinggal harapan, pasalnya tanaman padi mereka tidak di pupuk karena sulitnya untuk membeli pupuk urea bersubsidi di daerah mereka.
Dikatakan, sebelumnya para petani di Pekon Martanda sangat mudah mendapatkan pupuk bersubsidi di warung terdekat meski harganya mahal.
“Kami sulit mendapatkan pupuk subsidi, sehingga pada musim tanam kali ini, tanaman padi kami tidak dipupuk” ujar Suyitno warga Pekon Martanda, Minggu (14/8/22) lalu.
“Tahun ini kami sulit mendapatkan pupuk, biasanya kami beli di warung sekitar sini, tapi sekarang sudah payah, warung yang biasa jual gak jualan pupuk lagi” kaatanya.
Diakuinya, dalam pembelian pupuk ke pengecer saat ini sangat sulit, karena Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di pekonnya tidak berjalan alias vakum.
“Gapoktan di pekon kami ini vakum, tak ada fungsinya, maka kami berencana akan membentuk kelompok tani agar mendapat akses dalam mendapatkan pupuk bersubsidi, kalau padi gak dipupuk nanti hasilnya gak maksimal” tandasnya.
Diketahui di Pekon Martanda, Kecamata Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, terdapat beberapa kelompok tani yang masih aktif.
Berdasarkan rekap penyuluhan pertanian, BPPSDMP, Kementerian Pertanian di Pekon Martanda terdapat beberapa kelompok tani yang masih aktif.
Diantaranya yakni, kelompok Karang Indah 1 dengan total anggota 20 orang, kelompok Subur beranggotakan sebannyak 20 orang.
Kemudian kelompok Manunggal Tani memiliki anggota 13 orang dan kelompok Seangonan beranggota 23 orang serta Kelompok Martanda Makmur berjumlah 20 orang anggota kelompok.
Laporan : Hanapi
Tags: Tanggamus
-
Serap Aspirasi Jamaah Sholat Subuh, Polres Mukomuko Gelar Jumat Curhat
-
Tinjau 3 Venue PON Papua, Kapolri Pastikan Prokes dan Pengamanan
-
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Gencar Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Kepada Masyarakat
-
Wapres RI Salurkan 600 Paket Sembako BAZNAS Bagi Rumah Ibadah di Papua
-
Temui Menpora Dito, Ketum Kohati PB HMI Laporkan Rencana Kegiatan Sekolah Kepemimpinan Perempuan
-
Vonis Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Taqiyuddin Hilali Dorong Reformasi Penanganan Kasus Narkoba
-
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Kendal Gelar Penyuluhan P4GN di Kalangan Pelajar
-
Liga Santri 2022 Bergulir, Danrem 071/Wijayakusuma Kick Off di Cilacap
-
Kumpul Para Pengelola Perahu Penyebrangan, ini Imbauan Kapolsek Pallangga
-
Jajaran Polsek Gunungsindur Kabupaten Bogor Melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayahnya


