REAKSIMEDIA.COM | Kabupaten Bogor – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Cibinong, merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Bogor.
Namun, PTM di SMPN 2 Cibinong dilaksanakan berbeda dengan sekolah yang lainnya, siswa yang mengikuti PTM di SMPN 2 Cibinong hanya 50 % itupun pertingkat dan dilaksanakan dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.
Para guru SMPN 2 Cibinong menyiapkan westafel tempat cuci tangan juga hand sanitizer disetiap-tiap kelas dan menyiapkan masker untuk siswa ketika siswa tersebut lupa membawa masker dari rumah, kemudian siswa wajib diantar dan dijemput oleh orangtuanya masing-masing.
Sebelum masuk kearea sekolah, para peserta didik diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh dan terbagi 2 sesi, sesi pertama dalam satu minggu hanya dua hari PTM selanjutnya daring, dalam satu kelas hanya 20 orang, dengan jarak 2 meter, sesi pertama absen 1 sampai 20, kemudian siangnya dilanjutkan dengan sesi yang kedua, durasinyapun diperpendek hanya 2 jam.
Eris selaku Guru Agama Islam SMPN 2 Cibinong mengatakan, bahwa staf presiden mengunjungi SMPN 2 Cibinong inpeksi mendadak (Sidak) awal PTM, begitu selesai evaluasi Alhamdulilah predikatnya bagus.Kami berhati-hati sekali dalam melaksanakan PTM ini agar tidak terjadi klaster baru. PTM kami gelar setelah semua guru dan siswa divaksin tahap 1 dan tahap ke 2, katanya diruang kerjanya baru-baru ini.

Menurutnya, dengan pembelajaran yang hanya 2 jam satu minggu hanya dua hari dan secara online atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kalau melihat dari efektifitas, tidak efektif, kalau online atau PJJ kita hanya mengajar saja yang namanya pendidikan bukan hanya pengajaran tapi menyambungkan hati siswa dengan pendidikan tersebut, yang dikhawatirkan karakter anak-anak, pembelajaran secara online atau PJJ sosial siswa terhadap teman dan masyarakat sekitarnya menjadi cuek mereka hanya akrab dengan gadget, terangnya.
Eris berharap, semoga pandemi cepat berlalu, agar anak-anak bisa PTM 100%,” pungkasnya.
Laporan : Rossa
Tags: kabupaten bogor
-
Kemendagri Dorong Pemda Manfaatkan Retribusi Pengelolaan Sampah
-
Gelar Diklat Legal Drafting Angkatan X, BPSDM Kemendagri Ingatkan Penyederhanaan Regulasi sebagai Upaya Harmonisasi Peraturan
-
RSUD Mukomuko Usai Disurvei Tim LARS DHP, Bupati : Semoga Tercapai Apa Yang di Harapkan Bersama Untuk Kemajuan RSUD Kita
-
Menhan Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Jokowi Kunker di Malaysia
-
AKBP Didik Putra Kuncoro Bantah Perintah Edarkan Narkoba, Akui Koper Berisi 49 Ekstasi & Sabu Milik Pribadi
-
Patroli Gabungan 3 Pilar Dalam Rangka Operasi Lilin Lodaya 2023 SINERGITAS TNI – Polri, Brimob, PM dan Satpol PP Kabupaten Bogor dalam Pencegahan Gangguan Kamtibmas dan Jaga Kondusifitas Wilayah
-
Polres Banjarnegara Cek Peternak Sapi Antisipasi Virus PMK
-
Rangkaian TMMD ke 113, Wujud Sinergitas TNI Melalui Manunggal KB Kesehatan
-
Warga Blora Jawa Tengah Senang, Dapat Vaksinasi dan Paket Sembako dari Kabareskrim Polri
-
Kapolsek Somba Opu Hadiri Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral





