REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti pernyataan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang membuka suara bahwa kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 nilainya mencapai Rp100 triliun lebih.
Novel mengatakan kasus bansos covid-19 di mana KPK melakukan operasi tangkap tangan hanya untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Kasus serupa juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia dengan pola yang sama sehingga perlu penyelidikan lebih lanjut.
Fachrul Razi menegaskan, pernyataan tersebut harus di proses cepat dan ditindaklanjuti oleh lembaga KPK agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat.
“Saya meminta KPK segera membongkar indikasi korupsi bansis Covid-19 secara cepat dan membuktikan bahwa pernyataan Novel Baswedan adalah “Mega Korupsi” yang harus diusut tuntas,” jelas Fachrul Razi.
Fachrul Razi juga meminta KPK untuk menangkap aktor dan tokoh yang terlibat dalam menikmati dana bansos Covid-19. “Korupsi adalah pandemi yang sebenarnya dan lebih berbahaya. Proses hukum harus diterima seberat-beratnya para para koruptor bansos ini,” kata Fachrul Razi.
“Kemiskinan meningkat selama Covid karena memang banyak masyarakat miskin yang terkena dampak Covid tidak mendapatkan bantuan sama sekali, ini harus di proses oleh KPK sampai ke daerah dan memeriksa kepala daerah yang terlibat,” tegas Fachrul Razi yang juga mantan aktivis Universitas Indonesia.
Tahun 2020 lalu, anggaran untuk perlindungan sosial karena pandemi covid-19 sebesar Rp234,33 triliun. Sebanyak Rp129,49 triliun dialokasikan untuk Kemensos dengan rincian Program Keluarga Harapan (PKH) Rp41,97 triliun, Sembako dan Bantuan Tunai Sembako Rp47,32 triliun, Bansos Jabodetabek Rp7,1 triliun, dan Bansos non-Jabodetabek Rp33,1 triliun.
“DPD RI akan terus memantau temuan kasus korupsi Rp. 100 Triliun sampai tuntas. Kami mendukung KPK untuk segera menangkap para aktor yang terlibat dalam menikmati bansos Covid-19,” tutupnya.
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Ingatkan Pemda dengan Inflasi Tinggi, Mendagri Minta Buat Terobosan Kreatif
-
HUT Provinsi Banten Ke-21, Kapolres Serang Kota Polda Banten Pimpin Apel Pengamanan Unras
-
POLSEK Parung Bersama Instansi Terkait Cek Olah TKP Terkait Penemuan Bayi
-
Polisi Beserta Bhayangkari Distribusikan Bansos untuk Korban Gempa Cianjur
-
Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa
-
Kemendagri Gelar Rakor Percepat Pelaksanaan Program Pertashop
-
Kunjungi Papua Barat, Wapres Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Sambangi Masyarakat, dan Lakukan Dialog dengan Tokoh Agama
-
Terima Audiensi Pengurus Cabang Istimewa Luar Negeri, Wapres Minta NU Optimalkan Peran di Dalam dan Luar Negeri
-
Bersama KPK Tetapkan 10 Desa Anti Korupsi, Gus Halim Ingin Desa Jadi Motor Gerakan Antikorupsi di Indonesia
-
Lagu “Kota Manado yang Kucintai” Sambut Kedatangan Presiden di Bunaken





