REAKSIMEDIA.COM | Tapanuli Selatan – Bupati Kabupaten Tapsel, H Dolly Pasaribu, SPt MM, menyampaikan ucapan terimakasih ke civitas akademika Institut Pertanian Bogor (IPB) karena telah menjadikan Desa Lobu Layan Sigordang, Kecamatan Angkola Barat, menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2021.
“Kami ucapkan terimakasih kepada IPB yang telah menggelar Lokakarya II KKNT 2021 di Tapsel. Ini merupakan pilihan yang tepat, karena Tapsel umumnya masyarakat bertani, kita ketahui bahwa IPB banyak mencetak sarjana pertanian yang mumpuni,” ungkap Bupati disela penutupan KKNT IPB 2021 di Aula Kantor Bappeda Tapsel, Senin (09/08/2021).

Menurutnya, kualitas mahasiswa yang dilahirkan IPB sudah tak perlu diragukan lagi. Bukan hanya ahli di bidang pertanian, tak jarang alumni IPB menjadi pengusaha dan pebisnis, bahkan ada juga yang terjun ke dunia politik yang mewarnai wajah perpolitikan nasional. Untuk itu, Bupati berharap, dengan hadirnya mahasiswa KKNT IPB 2021 di Tapsel bisa membawa perubahan pemikiran masyarakat guna kembangkan produk pertaniannya.
“Harapan kami, kehadiran mahasiswa IPB ini, membawa inspirasi dan referensi bagi petani di Tapsel. Kita juga berharap, apa pengetahuan baru terkait pertanian yang dibawa mahasiswa bisa dipraktekkan oleh para petani dan menaikkan kesejahteraan masyarakat Desa Lobu Layan Sigordang,” imbuhnya.
Diakui Bupati, Tapsel sangat membuka diri dalam menerima pengetahuan, informasi, ataupun teknologi tepat guna dari siapapun termasuk mahasiswa. Namun, jikalau boleh, Bupati inginkan bisa bertemu dengan mahasiswa tidak hanya di acara penutupan saja. Tapi, setidaknya bisa bertemu dalam rangka berdiskusi sehingga mahasiswa dapat beri sumbang saran bagi Kabupaten Tapsel.
“Saya secara pribadi memiliki keyakinan bahwa, para mahasiswa IPB yang telah melaksanakan KKNT di Desa Lobu Layan Sigordang ini meraih kesuksesan di masa mendatang. Dari segi kualitas, mahasiswa IPB tentu sangat baik. Hal itu dilihat dari betapa sulitnya menembus bisa masuk kuliah di IPB,” terang Bupati.

Tak lupa, Bupati berharap bagi mahasiswa yang telah melaksanakan KKNT di Desa Lobu Layan Sigordang, agar terus berkomunikasi pada masyarakat, terus memperbarui informasi dan ilmu yang telah ditimba di IPB sehingga, bisa membuahkan ide ataupun gagasan yang bermanfaat ke masyarakat luas. Ke depan, Bupati juga membuka ruang bagi IPB untuk mengembangkan berbagai konsep atau ide baru guna mengembangkan pertanian di Tapsel.
Sebelumnya Dosen Pembimbing Lapangan Bayu Eka Yulian, SP MSi menjelaskan dalam situasi pandemi ini IPB tetap melaksanakan pengabdian bagi negeri, serta tri darma perguruan tinggi pendidikan, penelitian serta pengabdian masyarakat.
“Di Tapsel sendiri ada 9 orang mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang berdomisili di sekitaran Tapsel. Sehingga memudahkan mahasiswa ke daerah KKN yang berlokasi di Desa Lobu Layang Sigordang Kecamatan Angkola Barat. Dari 9 orang mahasiswa IPB dengan berbagai jurusan sudah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sejak 1 Juli sampai 9 Agustus 2021,” katanya.
Kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat memberikan arti tersendiri. Masyarakat senang dengan kehadiran mahasiswa, juga bersama-sama memahami serta memberi pemikiran solusi dalam menghadapi permasalahan saat ini tekait Covid-19.
Laporan : Samsul Bahri Hasibuan
Tags: tapanuli selatan
-
Pimpin Apel Pulang Sekertaris Disperindag ESDM Kabupaten Pinrang Tekankan Disiplin dan Pelayanan Optimal
-
Menteri Basuki Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Proyek Peningkatan Kualitas Jalan Kota Jambi ke Muara Sabak
-
Peringati HUT ke-64, Kodam XII/Tpr Gelar Bakti Sosial Serentak di Panti Asuhan dan Panti Jompo
-
Pj Wali Kota Musrenbang Forum Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Yang Realistis dan Terukur
-
Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Hadiri Natal Bersama Di Wilayah Binaan
-
Sambut HBKN, Kementan dan Kemendag Sinergi Amankan Stok dan Harga Bawang Merah
-
Polri Humanis Harapan Masyarakat”, Polres Mukomuko Gelar Donor Darah Sambut HUT Humas Polri ke 74
-
Kapolri Merespons Permintaan Sinta Aulia, Anak Penderita Tumor Kaki
-
Badan Litbang Kemendagri Rilis 58 Daerah Disclaimer dalam Penilaian Indeks Inovasi Daerah
-
Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Daerah Berpotensi Melanggar Aturan

