REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menginginkan ada peningkatan literasi soal pentingnya karatina di lingkup para Kepala Desa.
Demikian diungkap Mendes Yandri saat bertemu Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Ruang Rapat Menteri, Senin (11/6/2026).
“Jumlah Kepala Desa itu 75.266 dan kami meliht masih minim literasi karantina. Untuk itu, kami mengajak Barantin untuk MoU dan PKS untuk pertebal Literasi Karantina,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Mendes Yandri juga bakal mengajak Delapan Asosiasi Desa yang bermitra dengan Kemendes PDT seperti Apdesi Merah Putih, PAPDESI dan PABPDSI.
Nantinya, kata Mendes Yandri, para Kepala Desa dan perangkatnya bisa lebih paham soal Karantina agar tidak bermasalah karena tidak memahami secara detail.
“Kamu siap bekerja sama karena ini sangat penting untuk diketahui semua yang ada di desa termasuk 34.000 Pendamping,” kata Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Sementara itu, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menyambut ajakan kerjasama yang diungkap oleh Mendes Yandri karena mengajak desa saat ini adalah subjek pembangunan.
Barantin menilai Desa memiliki potensi sumberdaya yang mumpuni, namun masih terbatas hingga standarisasi mutu belum maksimal.
“Olehmya kita harus dorong desa prioritas ekspor harus punya standarisasi dan sertifikasi hingga mudahkan untuk ekspor,” kata Kadir Karding
Kepala Barantin kemudian mengusulkan rasionalisasi sinergi antara Kemendes PDT dengan pihaknya yaitu membuat Desa Ekspor Berbasis Biosekuriti dan Mutu Terjamin.
Kemendes diusulkan perkuat kelembagaan BUMDesa, peningkatakan kapasitas produksi, pemberdayaan masyarakat, dan infrastruktur desa.
Barantin sendiri menyiapkan Sistem Biosekuriti, mandat pengawasan lalu lintas komoditas, Standar Sanitary dan Psytosanitary serta fasilitas gerbang ekspor.
Realisasi sinergi Kemendes dan Barantin bisa dalam bentuk Desa Berbasis Biosekuriti yang nantinya jadi benteng pertahanan terhadap hama dan penyakit.
Kemudian 1 Desa 1 Komoditas Ekspor, Klinik Karantina Desa, BUMDesa Export Hub, Sekolah Lapang Karantina, dan Digital Tracebility Desa.
Turut dampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Dirjen PEID Tabrani dan Staf Ahli Sugito.
Sumber : Firman/Humas Kemendes
Tags: jakarta
-
Bantu Masyarakat Yang Kesulitan Air Bersih Bhabinkamtibmas Desa Sukahati Wilayah Hukum Polsek Citeureup Bersama BPBD Kabupaten Bogor Memberikan Bantuan Air Bersih
-
Start Pembangunan Desa 2024, Pemdes Sumber Makmur Laksanakan 8 Item Pembangunan Insfratruktur
-
H.A.Fahruddin Renreng Kepala Bappedalibagda Kabupaten Pinrang “Selamat Memperingati Sumpah Pemuda, Maju Bersama Indonesia Raya”
-
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Polres Bogor Polda Jawa Barat Melaksanakan Giat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Cegah TPPO
-
Castle Film Production menggelar Press Screening dan Gala Premiere Danyang “Mahar Tukar Nyawa” dan Siap Tayang di Berbagai Negara
-
Kepala BPSDM Kemendagri: Perlu Bangun Pengembangan Kompetensi dan Karier yang Intensif bagi Satpol PP
-
Didik Mukrianto : Berharap Peran Serta Perhatian Pemerintah Selalu Mengiringi Mereka Dalam Kegiatan
-
Kapolres Pekalongan Pantau Penyekatan di Tugu 0 KM Kajen
-
Pimpin Apel Pagi, Kabagops Polres Gowa: Laksanakan Tugas Penuh Rasa Tanggung Jawab
-
Percepatan Pencapaian Target Vaksinasi Di Mukomuko, Polres Mukomuko Gelar Vaksinasi Di Desa Selagan Jaya.

