REAKSIMEDIA.COM | Kupang – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Bendungan Temef yang berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (2/10/2022).
Usai melakukan peninjauan, Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya kepada para kontraktor dan konsultan pengawas atas metode kerjanya yang dinilai bagus dan rapi.
“Bagus, metode dan hasil kerja rapi. Saya minta agar terus dijaga dan ditingkatkan kualitas hasil kerja dan estetika dalam pembangunan Bendungan Temef,” kata Menteri Basuki.
Menurut Menteri Basuki, salah satu hasil kerja yang dinilai bagus terutama dalam pengamanan lereng bendungan serta penghijauannya. “Saya lihat ini sangat bagus penghijauan di lereng-lereng bendungan dengan menggunakan _sprinkler_ . Bisa dicontoh pada pembangunan bendungan lainnya,” ujarnya.

Menteri Basuki juga berpesan untuk terus mempertahankan metode kerja yang rapi hingga tahap penyelesaian nanti. “Jangan biarkan tanah yang telah digali/dikupas terbuka, tetapi langsung ditutup. Tanami dengan pohon buah-buahan dan bambu untuk mencegah terjadinya longsor,” pesan Menteri Basuki.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Basuki juga menyampaikan pesannya kepada generasi muda PUPR yang bertugas untuk memanfaatkan betul pengalaman di lapangan untuk meningkatkan kemampuan teknis. “Pelajari betul proses pembangunan bendungan ini. Bandingkan dengan teori yang didapat selama kuliah. Pelajari secara detail. Anda semua harus bisa jadi ahli bendungan,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah juga menyampaikan pesannya kepada kontraktor dan konsultan di Bendungan Temef untuk tetap menjaga kinerjanya. “Semakin semangat membangun negeri,” pesannya.
Sementara Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandar yang juga hadir menyampaikan pesannya kepada kontraktor untuk memperhatikan kualitas pekerjaan. “Tetap jaga kualitas dan kerapihan pekerjaan,” ujar Iskandar.
Plt Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NT II Feriyanto Pawenrusi mengatakan, bendungan dengan kapasitas tampung sebesar 45,78 juta m3 akan mengairi irigasi seluas 4.500 ha, mereduksi banjir 230 m3/dt dan menyediakan air baku dengan debit 0,13 m3/dt serta menjadi potensi listrik mencapai 1 MW.

Bendungan Temef dibangun sejak tahun 2018 dengan total biaya sekitar Rp 2,7 triliun, yang dibagi menjadi empat paket pekerjaan, yakni paket 1 (satu) dikerjakan PT Waskita Karya-PT Bahagia Bangun Nusa, KSO dan paket 4 oleh PT Waskita Karya-Bahagia-Guntur, KSO meliputi pekerjaan bangunan pengelak, bendungan utama, hidromekanikal dan bangunan fasilitas. Sementara untuk paket 2 (dua) dan paket 3 dikerjakan PT Nindya Karya-PT Bina Nusa Lestari, KSO yang meliputi pekerjaan bangunan pelimpah dan jalan akses.
“Saat ini progres konstruksinya secara keseluruhan sebesar 68,49% dan ditargetkan seluruhnya rampung pada tahun 2023 yang direncanakan dapat mulai pengisian air bendungan (impounding) pada sekitar Agustus 2023,” kata Feriyanto.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandar, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Airlangga Mardjono, dan Plt Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NT II Feriyanto Pawenrusi. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: Kupang
-
Wakil Menteri Pertahanan M. Herindra Menghadiri Resepsi Peringatan The ANZAC Day
-
Dukung Syarat Perjalanan Terbaru, DAMRI Hadirkan Layanan Vaksinasi Booster dan Rapid Test Antigen untuk Masyarakat
-
Sekda Kabupaten Sukabumi Tinjau dan Berikan Bantuan Korban Bencana Pergeseran Tanah di Purabaya
-
Gelar Acara Silaturahmi Calon Anggota DPD RI Haidir Bujung Ajak Masyarakat Tanjung Aman Kedepankan Semangat Kebersamaan Dan Kekeluargaan
-
Buka Perdagangan BEI Tahun 2024, Wapres Paparkan Strategi Majukan Pasar Modal Indonesia
-
Sambangi Warga Bhabinkamtibmas Sampaikan Waspada TTPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang)
-
Kemendesa PDTT Siapkan Data Untuk Mahasiswa RPL Desa
-
Kapolri Minta Jajaran Fokus Cegah Lonjakan Covid-19 saat Nataru dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas
-
Sambut HUT Humas Polri Ke-72, Polres Bogor Gelar Baksos
-
Pastikan Prokes, Tiga Pilar Wonotunggal Pantau Percepatan Vaksinasi COVID-19 di Balai Desa Dringo

