Tunggakan Rp 2,5 Miliar KDMP Hoax, Dandim 0428/Mukomuko: Berita Itu Tidak Benar dan Menyesatkan!!

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Viral berita dari salah satu media online berjudul “16 Mitra Proyek KDMP Mukomuko Tagih Rp 2,5 Miliar, Adukan Pelaksana dan Dandim ke Polisi Militer” dibantah tegas Dandim 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah.

Dandim menegaskan informasi dengan narasi provokatif “Dandim Mukomuko Merusak Program Presiden” itu adalah *TIDAK BENAR* dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

“Informasi yang beredar secara serampangan itu tidak menggambarkan mekanisme pelaksanaan maupun pembayaran pekerjaan KDMP secara utuh dan komprehensif,” tegas Letkol Yokki, Rabu (14/10/26).

Ia menjelaskan, Kodim 0428/Mukomuko ditunjuk sebagai penanggung jawab pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Mukomuko. Pembayaran kepada Pelaksana Teknis atau Mitra tidak dilakukan serta-merta, ada tahapan sesuai *kesepakatan*, progres fisik, kualitas hasil, dan kelengkapan administrasi. Pembayaran dilakukan bertahap/termin setelah verifikasi berjenjang.

Pihak Kodim Mukomuko terus berupaya menyelesaikan permasalahan dengan cara *persuasif dan kekeluargaan* kepada masyarakat yang menjadi korban akibat ulah rekanan/Mitra Kerja yang diduga bermasalah.

“Tindakan persuasif dan kekeluargaan juga sudah kita lakukan baik via telp maupun tatap muka langsung di beberapa tempat, ini dilakukan untuk jalan penyelesaian, sudah kita lakukan ke Pihak Pelapor,” ujarnya.

Bahkan untuk menyamakan persepsi, pada Rabu 30 September 2026 telah dilaksanakan kumpul bersama para supplier toko bangunan dan bahan material alam di Makodim 0428/Mukomuko yang dihadiri puluhan supplier dan beberapa Kades.

Kodim juga menyayangkan adanya aksi 16 supplier toko bangunan dan bahan material alam yang membawa persoalan teknis pembayaran ke Polisi Militer dengan mengadu Dandim, padahal mekanisme pembayaran sudah jelas diatur dan transparan.

Dandim dalam keterangannya menyebut, permasalahan ini muncul akibat ulah rekanan. “Rekanan yang nakal itu namanya Jevie Mintini Sizar,” ujar Dandim.

Baca juga:  Pertemuan Isteri Purnawirawan Pengurus Pepabri

Dandim juga menegaskan pihaknya telah berupaya menyelesaikan secara persuasif dan kekeluargaan kepada masyarakat yang menjadi korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rekanan yang diduga bermasalah tersebut tidak dapat dikonfirmasi guna keseimbangan berita, nomor handphone tidak aktif serta keberadaannya pun tidak diketahui, dan Reaksi Media.com masih membuka ruang hak jawab.

Laporan: Rahmadsyah Sipahutar

Tags: