REAKSIMEDIA.COM | New York – UNICEF mencatat sebanyak 190 anak tewas imbas pertempuran di Sudan, dan sementara 1.700 lainnya mengalami luka.
Negara Afrika yang mengalami konflik itu telah dilanda kekerasan selama berminggu-minggu karena pertempuran antara tentara dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).
“Situasi di Sudan pelan-pelan menuju bencana, dan anak-anak semakin terperangkap dalam baku tembak,” menurut pernyataan UNICEF, Jumat (5/5/2023).
“Anak-anak tinggal di tengah kekerasan yang menakutkan selama hampir tiga minggu, dan tak terhitung keluarga yang saat ini mengungsi ke tempat yang aman di Sudan dan di luar perbatasan,” ujar UNICEF.
Petugas kemanusiaan juga diserang, sementara fasilitas kemanusiaan, kendaraan dan pasokan –termasuk milik UNICEF– telah dijarah atau dihancurkan.
Serangan-serangan itu disebutkan telah mengganggu kemampuan organisasi untuk mencapai anak-anak di seluruh negeri dalam rangka memberikan layanan kesehatan yang menyelamatkan nyawa, nutrisi, air dan sanitasi.
Organisasi PBB tersebut meminta pihak-pihak yang bertikai di Sudan untuk mematuhi hukum internasional dengan memastikan kalangan petugas kemanusiaan dapat beroperasi di lapangan untuk memberikan bantuan bagi warga sipil yang membutuhkan.
Pertempuran baru-baru ini menewaskan sedikitnya 550 jiwa dan melukai lebih dari lima ribu lainnya. Perang itu juga membuat 100 ribu warga mengungsi ke negara-negara tetangga.
Laporan : Sandio
Tags: new york
-
Hadiri Forum Ekonomi Merdeka, Wapres Tekankan Pentingnya Pemulihan Ekonomi Nasional
-
Upacara Peringatan Hari Jadi ke-23, Bupati Huda : Satukan Tekad Untuk Memajukan Kabupaten Mukomuko
-
Kapolri Resmikan Gedung Presisi Polres Kota Tangerang dan 100 Ribu Rumah untuk Personel
-
Pesan Mendagri pada Rapat Evaluasi dan Penilaian Pelaksanaan Tugas Pj. Kepala Daerah
-
Sidang Perdana Kasus Penganiayaan George Sugama Halim Terhadap Karyawan Lindayes Bakery Digelar di PN Jakarta Timur
-
Kementrian PANRB Berikan Penghargaan untuk Polres Banggai, Terbaik Pelayanan Publik
-
Polres, PCNU dan Kemenag Selenggarakan Vaksinasi Booster di Pemalang
-
Danramil Kuala Kencana Hadiri Pelepasliaran Satwa Liar Endemik Papua (Kura-Kura Moncong Babi)
-
Gus Halim: Masa Depan Desa di Tangan Milenial dan Gen Z
-
Kemendagri Sampaikan Arti Penting Kolaborasi Lintas K/L dalam Penanganan Bencana Bidang Perumahan

