REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong seluruh stake holder untuk terus meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya air tanah dengan mengedepankan pendekatan secara saintifik (scientific). Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki saat membuka acara Webinar Nasional dengan topik ‘Optimalisasi Air Tanah Untuk Semua’ di Jakarta, Selasa (12/4/2022).
Menteri Basuki mengatakan air tanah merupakan sumber air yang relatif lebih mahal jika dibandingkan dari air permukaan mengingat pengisian kembali air tanah membutuhkan waktu yang lama. Untuk itu, Menteri Basuki mengimbau dalam pemanfaatannya air tanah harus dilakukan seoptimal mungkin dengan mengacu pada prinsip save yield.
“Sesuai dengan topik webinar ‘Optimalisasi Air Tanah Untuk Semua’. Optimalisasi harus diartikan sebagai pemanfaatan optimal dengan mengedepankan pada save yield, bukan semaksimal mungkin untuk suplesi air permukaan. Jadi yang saya maksud dengan save yield adalah kita memanfaatkan air tanah dengan conjunctive use,” kata Menteri Basuki.
Sesuai amanat Undang-Undang No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, pengelolaan sumber daya air berdasarkan pada Wilayah Sungai dengan memperhatikan keterkaitan penggunaan air permukaan dan air tanah dengan mengutamakan pendayagunaan air permukaan. Kendati potensi alamiah sumber daya air di Indonesia, baik air tanah maupun air permukaan sangat besar, namun membutuhkan pengelolaan yang baik agar terhindar dari krisis air bersih.
“Sehingga perlu menyeimbangkan dalam eksplorasi air tanah dengan air permukaan untuk pemanfaatannya, agar kemrosotan dapat kita cegah atau paling tidak kita perpanjang umur air tanah,” kata Menteri Basuki.

Lebih lanjut, Menteri Basuki yang juga menjabat Ketua Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional mendorong kepada Dewan Sumber Daya Air Nasional untuk mengambil kesimpulan dari webinar sebagai bahan rekomendasi untuk action plan seluruh stakeholder dalam rangka melestarikan air tanah. Pengelolaan sumber daya air tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Kolaborasi antar pemangku kepentingan baik masyarakat, pemerintah, pengusaha, akademisi, peneliti, maupun organisasi profesi bidang air sangat penting dalam rangka memberikan solusi nyata bagi setiap permasalahan air tanah di Indonesia, demi keberlanjutan air tanah yang baik di masa depan.
“Menurut catatan saya ada tiga yang perlu difokuskan, pertama yang berhubungan dengan konservasi daerah imbuhan, kedua berkaitsn dengan save yield untuk polecy dan implementasinya, dan ketiga eksplorasi air tanah itu di mana dapat dilakukan,” tutur Menteri Basuki.
Webinar nasional merupakan bagian dari peringatan Hari Air Dunia ke-30 Tahun 2022 dengan tema ‘Groundwater: Making the
Invisible Visible’ yang diperingati setiap tanggal 22 Maret. Menengok tema Hari Air Dunia tahun ini, Menteri Basuki mengingatkan agar berhati-hati dalam membuat sumur resapan untuk menjaga kualitas air tanah. Dalam membangun sumur resapan juga harus memperhatikan water table atau batas muka air tanah agar air yang terserap dari permukaan justru tidak mencemari air tanah.
Webina Nasional turut menghadirkan narasumber/pembicara yang ahli dalam bidang pengelolaan sumber daya air, di antaranya Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Josaphat Rizal Primana, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Eko Budi Lelono, dan Ahli Geologi dari Universitas Gadjah Mada Heru Hendrayana serta sebagai penanggap Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Lambok M. Hutasoit dan Dosen Teknik Sipil Universitas Diponegoro (Undip) Robert J. Kodoatie.
“Saya juga ingin mengangkat tema khusus air tanah pada Wold Water Forum di Bali tahun 2024 nanti, karena kalau di luar negeri pemanfaatan air tanah secara saintifik (scientific),” tutup Menteri Basuki.
Turut hadir dalam webinar Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko dan seluruh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS/BWS) di seluruh Indonesia. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: jakarta
-
Pj.Walikota Padangsidimpuan Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan tahun 2025
-
Tinggalkan OPM, Minanggeng Murib Cium Merah Putih dan Bersumpah Setia pada NKRI
-
11 Bom Lontong Milik DPO Teroris Poso di Musnahkan oleh Satgas Madago raya
-
Polri Bersama Masyarakat, Polres Mukomuko Bersama Insan Pers Berbagi Takzil
-
Kerja Bakti Bersihkan Halaman Masjid, Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Trk Bogani Ajak Anak Sekolah untuk Peduli Lingkungan
-
Kemendagri, Korlantas, dan Jasa Raharja Resmikan Sekretariat Bersama Pembina Samsat Nasional
-
Ribuan Keluarga di Banyuwangi Terima Bansos Beras Dari Pemerintah
-
Presiden Joko Widodo Resmikan Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Pekanbaru-Bangkinang
-
Nasehat Ibu Taruna Ny. Vero Yudo Margono: Jadilah Perwira TNI AL Tidak Bergaya Hidup Hedonis
-
Semarakan KTT G20 Lapas Narkotika Nusakambangan Ikut Jalan Sehat Bersama


