REAKSIMEDIA.COM | Cibinong, Kabupaten Bogor -Pelepasan Siswa- siswi angkatan XII SMPN 4 Cibinong Kabupaten Bogor tahun ajaran 2021-2022 sebanyak 371 siswa yang di selenggarakan di Auditorium Bagas Raya 29/05/22.
Hal tersebut dikatakan Kepala SMPN 4 Cibinong, Dede Permana, disesi acara pelepasan dan perpisahan kelas XII di Auditorium Bagas Raya Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu 29 Mei 2022.

Dede Permana mengatakan, jumlah kelulusan siswa kelas 3 tahun ajaran 2021-2022 di SMPN 4 Cibinong tahun ini lulus 100 persen dari sebanyak 371 siswa-siswi, dari jumlah 1.117 siswa- siswi, kelas satu jumlah siswa- siswi 364 siswa- siswi dan kelas dua 382 siswa- siswi.
Lebih lanjut Dede Permana menuturkan, acara pelepasan perpisahan ini juga pertama kalinya digelar kembali setelah Covid 19. Adapun bagi siswa hari perpisahan adalah momen yang dinantikan ketika sudah menyelesaikan pendidikan di sekolah.
“Semoga apa yang menjadi mimpi dan cita-cita siswa-siswi SMPN 4 Cibinong bisa tercapai dengan baik.Kami juga berharap seluruh Siswa- siswi yang telah lulus di jenjang pendidikan menengah bisa dan mampu meneruskan ke jenjang menengah atas dan menjadi Siswa-siswi yang berprestasi nantinya. Alhamdulillah kabar baik dari pemerintah bahwa pendidikan sudah bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen,” jelas Dede Permana.

Gelaran pelepasan digelar acara pelepasan siswa-siswi kelas XII yang kental dengan balutan unsur budaya Jawa Barat hingga menambah nilai kearifan lokal dan para siswa kelas XII yang telah lulus 100% pun ikut menampilkan seni budaya dengan sejumlah tarian dan budaya penyambutan dengan tradisi lengser.
“Kami memiliki guru seni musik yang piawai di bidangnya, terlebih saya pun sangat menyukai seni budaya sunda karena saya asli urang sunda, sudah tentu gayung bersambut antara keduanya, maka pada pelepasan siswa-siswi ini ditampilkanlah kesenian musik khas sunda,” terangnya.

Ia menjelaskan, yang ditampilkan adalah budaya musik tradisional Jawa Barat berupa lengser dikolaborasika dengan sejumlah tarian khas Jawa Barat dengan gamelan.
Tujuannya supaya tetap bisa bertahan di tengah modernisasi alat musik di era milenial dan berkembang, sehingga tetap lestari.
Laporan : Bambang Ir
Tags: kabupaten bogor
-
Buka KKI 2022, Wapres Minta K/L Bersinergi Jadikan UMKM Tuan Rumah di Negeri Sendiri
-
Bupati Tapanuli Selatan Paparkan Upaya Pengendalian Covid-19 ke Panitia dan Dewan Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana
-
Sidak Ke Jambur, Mulai Hari Ini Dan Kedepannya Harus Menyiapkan Rapid Test
-
Panglima TNI Pimpin Upacara Peresmian, Likuidasi Satuan, Sertijab dan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI
-
Gus Halim: Program TEKAD Harus mendukung Pencapaian SDGs Desa
-
Aliansi Orang Tua Siswa bersama Komite Sekolah SDIT Roudlotul Jannah Gelar Aksi Damai
-
Resmikan Pembukaan Tahniah Milad ke-19 AASI, Wapres Harap Industri Asuransi Syariah Nasional Pimpin Pasar Tingkat Regional
-
Manjakan Pemudik, Sat Lantas Polres Mukomuko Sediakan Rest Area Aman Dan Nyaman
-
Masuk Darurat Narkoba, Kehadiran BNNK Mukomuko Dibutuhkan Untuk Program Asesment
-
Satgas Yonif Mekanis 203/AK Tingkatkan Kegiatan Anjangsana Untuk Mempererat Silaturahmi Dengan Masyarakat Desa Manggalome





